Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI SIBOLGA
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
64/Pid.B/2026/PN Sbg 1.FAHRI RAHMADHANI, S.H., M.H
2.AUGUS VERNANDO SINAGA, S.H.
CHANDRA LUBIS Als ICAN Persidangan
Tanggal Pendaftaran Rabu, 11 Mar. 2026
Klasifikasi Perkara Pembunuhan
Nomor Perkara 64/Pid.B/2026/PN Sbg
Tanggal Surat Pelimpahan Rabu, 11 Mar. 2026
Nomor Surat Pelimpahan B- 493 /L.2.13.3/EOH.2/03/2026
Penuntut Umum
NoNama
1FAHRI RAHMADHANI, S.H., M.H
2AUGUS VERNANDO SINAGA, S.H.
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1CHANDRA LUBIS Als ICAN[Penahanan]
Advokat
Dakwaan

PRIMAIR :

Bahwa TERDAKWA CHANDRA LUBIS Als ICAN secara bersama-sama dengan saksi RISMANSYAH CANIAGO Als OGEK, saksi ZULHAM PILIANG Als AJO, Saksi HASAN BASRI Als KOMPIL, dan Saksi SYAZWAN SITUMORANG Als JUAN (masing-masing saksi tersebut dilakukan penuntutan secara terpisah). Pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2025 sekira pukul 03.30 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Oktober 2025 atau setidak-tidaknya pada tahun 2025, bertempat di Jln. Diponegoro, Kel. Pasar Belakang Kec. Sibolga Kota, Kota Sibolga (Tepatnya di Masjid Agung) atau setidak-tidaknya termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Sibolga yang berwenang mengadili, melakukan tindak pidana, Turut Serta Merampas Nyawa Orang Lain”,  yang dilakukan dengan cara sebagai berikut 

  • Bahwa pada hari Jum’at tanggal 31 Oktober 2025 sekira pukul 03.10 Wib di Jln. Diponegoro Kel. Pasar Belakang Kec. Sibolga Kota, Kota Sibolga. Pada saat itu TERDAKWA naik sepeda motor dan singgah di depan Masjid agung Sibolga bersama SAKSI RISMANSYAH CANIAGO Als OGEK RISMANSYAH dan saksi SYAZWAN SITUMORANG Als JUAN, kemudian saksi SAKSI ZULHAM PILIANG Als AJO datang dan memanggil SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK dan teman-temannya dan mengatakan ada seorang yang hendak mencuri kotak amal di dalam masjid dan memanggil temannya yang lain. Selanjutnya SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK mengikuti SAKSI ZULHAM PILIANG ALS AJO masuk kedalam Masjid, lalu TERDAKWA melihat korban ARJUNA TAMARAYA tidur telungkup, kemudian TERDAKWA membangunkan paksa Korban ARJUNA TAMARAYA dengan cara menarik jaket korban hingga kemudian korban ARJUNA TAMARAYA terbangun dan berdiri sambil meronta ke arah TERDAKWA. Kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN menendang kepala TERDAKWA sebanyak 2 kali sampai korban ARJUNA TAMARAYA terjatuh ke lantai, kemudian SAKSI HASAN BASRI menendang kepala Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sebanyak satu kali disaat Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut berada dilantai lalu TERDAKWA  mencoba untuk melerai SAKSI HASAN BASRI, kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN memijak kepala Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sebanyak satu kali dan juga memijak perut korban ARJUNA TAMARAYA, kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN menarik kaki sebelah kanan Korban ARJUNA TAMARAYA dan menyeretnya kearah keluar Masjid. Pada saat di seret oleh SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN kepala Korban ARJUNA TAMARAYA sempat terbentur ke lantai Masjid dan pada saat sampai di anak tangga TERDAKWA menahan kepala korban ARJUNA TAMARAYA dengan cara menarik jaketnya agar tidak terbentur oleh anak tangga dan kemudian diseret kembali oleh SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN sampai di pinggir jalan aspal kemudian menampar SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN wajah Korban ARJUNA TAMARAYA menggunakan sendal sebanyak 2 kali dan kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN mengambil kabel yang berada tergantung di pohon  kemudian melilit kabel dengan panjang kurang lebih 5 meter tersebut keleher Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut selama kurang lebih 5 detik dan kemudian melepasnya dan SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN sempat memeriksa kantong celana Korban ARJUNA TAMARAYA dan kemudian membalikkan tubuh Korban ARJUNA TAMARAYA sampai terlungkup, lalu mengambil kelapa yang berada disekitar lokasi dan melemparkan kelapa tersebut ke arah belakang kepala Korban ARJUNA TAMARAYA, dan kemudian menyeret Korban ARJUNA TAMARAYA lagi sejauh 3 meter dan menyiram Korban ARJUNA TAMARAYA dengan ember yang berisikan air, lalu Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sadar dan langsung berdiri ke pohon dan kemudian duduk di kursi batu yang yang berada di sebelah pohon, kemudian TERDAKWA dan SAKSI RISMANSYAH CANIAGO Als OGEK datang menghampiri Korban ARJUNA TAMARAYA untuk menanyakan korban, kemudian Korban ARJUNA TAMARAYA tidak memberi jawaban apapun, lalu Saksi ZULHAM PILIANG Als AJO menampar rahang kanan Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut menggunakan tangan kanannya sebanyak sekali dan menendang bahu kanan Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sebanyak satu kali dan TERDAKWA memukul Korban ARJUNA TAMARAYA dari arah depan dan Korban ARJUNA TAMARAYA terjatuh dari tempat duduknya, dan kemudian SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK meninggalkan lokasi bersama dengan TERDAKWA.
  • Bahwa akibat dari kekerasan yang dilakukan oleh SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK bersama dengan teman-temannya mengakibatkan Korban ARJUNA TAMARAYA mengalami luka dan meninggal dunia pada tanggal 01 November 2025 dan berdasarkan Visum et Repertum Nomor 440/7993/RSU tanggal 07 November 2025 yang dikeluarkan oleh RSU Dr. Ferdinand Lumban Tobing dengan hasil pemeriksan sebagai berikut:

Label Jenazah                            :    Tidak dijumpai

Pembungkus Jenazah                  :    Tidak dijumpai

Penutup Jenazah                         :    Selimut warna putih garis–garis hitam

Pakaian Jenazah                         :    Tidak dijumpai

Perhiasan jenazah                       :    Tidak dijumpai

Benda disamping jenazah            :    Tidak dijumpai tanda-tanda kematian

Lebam mayat                             :    Dijumpai pada leher bagian belakang pinggang, punggung, bokong, anggota gerak atas dan anggota gerak bawah yang hilang dengan penekanan

Kaku mayat                               :    Lengkap

Pembusukan                              :    Tidak dijumpai

Identifikasi Umum                     :    Dijumpai sesosok jenazah di kenal berjenis kelamin laki – laki, perawakan sedang, Panjang badan seratus enam puluh lima centimeter, warna kulit sawo matang, rambut hitam lurus

Identifikasi Khusus                    :    Tidak dijumpai

 

PEMERIKSAAN LUAR :

Kepala                                       :     Dijumpai bentuk kepala tidak simetris, Panjang rambut   dengan sebalah kiri tujuh centimeter. Dijumpai bengkak pada   kepala sebelah kanan dengan diameter lima centimeter

Dahi                                          :     Dijumpai luka terjahit pada dahi sebelah kanan dengan benang    hitam sebanyak enam jahitan disertai luka lecet dengan ukuran Panjang tujuh centimeter lebar empat centimeter dengan jarak   satu centimeter dari pangkal alis sampai ke ujung alis

Mata                                          :     Dijumpai selaput mata mulai keruh

Pipi                                            :     Dijumpai luka lecet pada pipi dengan ukuran Panjang dua

                                                        centimeter dan lebar satu centimeter dengan jarak satu

                                                        centimeter dari cuping hidung dan empat centimeter diatas

                                                        sudut bibir

Hidung                                      :     Tidak dijumpai tanda - tanda kekerasan

Telinga                                      :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Bibir                                          :    Dijumpai luka lecet pada bibir bawah sebelah kiri

                                                       bagian luar dengan ukuran panjang empat centimeter tepat

                                                       pada garis tengah tubuh sampai dengan sudut bibir

Mulut                                         :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Rahang                                      :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Leher                                         :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Bahu                                          :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan   

Dada                                          :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Punggung                                   :    Dijumpai luka lecet gores pada punggung dengan ukuran

                                                       Panjang lima centimeter dan lebar tujuh cm, dari garis tengah tubuh dan dua puluh centimeter dari lipat  ketiak

Pinggang                                    :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Pinggul                                       :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Bokong                                      :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Dubur                                        :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Alat Kelamin                              :    Alat Kelamin laki – laki berkhitan. Tidak dijumpai tanda-tanda           kekerasan

Anggota gerak atas                     :    Dijumpai ujung – ujung jari tangan berwarna kebiruan

Anggota gerak bawah                 :    Dijumpai ujung – ujung jari kaki berwarna kebiruan

 

PEMERIKSAAN DALAM

a. Kepala

    Pembukaan kulit kepala.               :    Dijumpai resapan darah pada kulit kepala bagian

                                                           dalam setentang bengkak pada kepala sebelah kanan

Permukaan tengkorak kepala           :    Dijumpai resapan darah pada permukaan tengkorak kepala

                                                           sebelah kanan

Selaput tebal otak                            :    Dijumpai resapan darah dibawah selaput tebal otak

Selaput tipis otak                               :    Dijumpai resapan darah di bawah selaput tipis otak

Jaringan otak                                     :    Dijumpai resapan darah pada permukaan jaringan otak.

                                                                       Dijumpai lekuk otak mendatar, parit mendangkal pada                        pemotongan jaringan otak di jumpai bintik pendarahan

Pengangkatan Jaringan otak             :    Tidak dijumpai patah tulang tengkorak

b. Leher                                             :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

c. Kulit leher bagian dalam               :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Pembuluh darah leher                   :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Saluran nafas bagian atas             :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Saluran makan bagian atas           :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

d. Dada                                              :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Pembukaan kulit dada                   :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Pembukaan rongga dada               :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Saluran nafas bawah                     :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

   Tulang Iga                                      :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

e. Paru                                           :    Dijumpai pada paru kanan dan kiri berwarna merah kehitaman.           Dijumpai bintik pendarahan pada permukaan paru pada                           penekanan keluar cairan berwarna merah kehitaman bercampur               buih halus.

f.  Jantung                                      :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Kantong Jantung                           :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

e. Perut                                              :    Dijumpai tebal lemak perut dua centimeter

           Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

g. Lambung                                    :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

h. Usus                                           :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

i. Hati                                             :    Dijumpai hati berwarna coklat kemerahan, konsistensi

                                                           kenyal Dijumpai bintik pendarahan pada permukaan hati,  

                                                           Pada penekanan dijumpai cairan kehitaman bercampur buih                                                               halus

j. Limpa                                          :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

k. Ginjal                                         :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

    Ginjal kanan                               :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

    Ginjal kiri                                   :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

l. Kandung Kemih.                           :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan   

 

KESIMPULAN

Telah diperiksa sesosok jenazah dikenal jenis kelamin laki-laki,perawakan sedang, warna kulit sawo matang, Panjang badan seratus enam puluh lima centimeter, rambut hitam lurus.

Dari hasil pemeriksaan luar              :    Dijumpai bengkak pada kepala sebelah kanan, luka terjahit pada dahi, luka lecet pada pipi dan bibir, luka lecet gores pada punggung. Bibir, Ujung – ujung jari tangan dan kaki berwarna kebiruan.

Dari hasil pemeriksaan dalam          :    Di jumpai resapan darah pada kulit kepala bagian dalam,                                                                   dibawah selaput tebal dan selaput tipis otak, dijumpai bitnik                                                       pendarahan pada permukaan jaringan otak, lekuk otak mendatar                                                             dan parit mendangkal

Dari hasil pemeriksaan luar disimpulkan :

1.         Perkiraan lama kematian korban pada saat dilakukan pemeriksaan enam sampai delapan jam

2.         Sifat Kematian korban tidak wajar

3.         Penyebab kematian korban perdarahan yang luas pada rongga kepala akibat trauma tumpul.

 

Perbuatan SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 458 Ayat (1) jo. Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

 

SUBSIDAIR :

            Bahwa TERDAKWA CHANDRA LUBIS Als ICAN secara bersama-sama dengan saksi RISMANSYAH CANIAGO Als OGEK, saksi ZULHAM PILIANG Als AJO, Saksi HASAN BASRI Als KOMPIL, dan Saksi SYAZWAN SITUMORANG Als JUAN (masing-masing saksi tersebut dilakukan penuntutan secara terpisah). Pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2025 sekira pukul 03.30 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Oktober 2025 atau setidak-tidaknya pada tahun 2025, bertempat di Jln. Diponegoro, Kel. Pasar Belakang Kec. Sibolga Kota, Kota Sibolga (Tepatnya di Masjid Agung), Provinsi Sumatera Utara atau setidak-tidaknya termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Sibolga yang berwenang mengadili, melakukan tindak pidana,, melakukan tindak pidana, “Dengan Terang-Terangan atau di Muka Umum dan Dengan Tenaga Bersama Melakukan Kekerasan Terhadap Orang Atau Barang yang Mengakibatkan Matinya Orang”, yang dilakukan dengan cara sebagai berikut : 

 

  • Bahwa pada hari Jum’at tanggal 31 Oktober 2025 sekira pukul 03.10 Wib di Jln. Diponegoro Kel. Pasar Belakang Kec. Sibolga Kota, Kota Sibolga. Pada saat itu TERDAKWA naik sepeda motor dan singgah di depan Masjid agung Sibolga bersama SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK RISMANSYAH dan saksi SYAZWAN SITUMORANG Als JUAN, kemudian saksi SAKSI ZULHAM PILIANG ALS AJO datang dan memanggil SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK dan teman-temannya dan mengatakan ada seorang yang hendak mencuri kotak amal di dalam masjid dan memanggil temannya yang lain. Selanjutnya SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK mengikuti SAKSI ZULHAM PILIANG ALS AJO masuk kedalam Masjid, lalu TERDAKWA melihat korban ARJUNA TAMARAYA tidur telungkup, kemudian TERDAKWA membangunkan paksa Korban ARJUNA TAMARAYA dengan cara menarik jaket korban hingga kemudian korban ARJUNA TAMARAYA terbangun dan berdiri sambil meronta ke arah TERDAKWA. Kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN menendang kepala TERDAKWA sebanyak 2 kali sampai Korban ARJUNA TAMARAYA terjatuh ke lantai, kemudian saksi HASAN BASRI menendang kepala Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sebanyak satu kali disaat Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut berada dilantai lalu TERDAKWA  mencoba untuk melerai HASAN BASRI, kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN memijak kepala Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sebanyak satu kali dan juga memijak perut korban ARJUNA TAMARAYA, kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN menarik kaki sebelah kanan Korban ARJUNA TAMARAYA dan menyeretnya kearah keluar Masjid. Pada saat di seret oleh SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN kepala Korban ARJUNA TAMARAYA sempat terbentur ke lantai Masjid dan pada saat sampai di anak tangga TERDAKWA menahan kepala korban ARJUNA TAMARAYA dengan cara menarik jaketnya agar tidak terbentur oleh anak tangga dan kemudian diseret kembali oleh SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN sampai di pinggir jalan aspal kemudian menampar SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN wajah Korban ARJUNA TAMARAYA menggunakan sendal sebanyak 2 kali dan kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN mengambil kabel yang berada tergantung di pohon  kemudian melilit kabel dengan panjang kurang lebih 5 meter tersebut keleher Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut selama kurang lebih 5 detik dan kemudian melepasnya dan SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN sempat memeriksa kantong celana Korban ARJUNA TAMARAYA dan kemudian membalikkan tubuh Korban ARJUNA TAMARAYA sampai terlungkup, lalu mengambil kelapa yang berada disekitar lokasi dan melemparkan kelapa tersebut ke arah belakang kepala Korban ARJUNA TAMARAYA, dan kemudian menyeret Korban ARJUNA TAMARAYA lagi sejauh 3 meter dan menyiram Korban ARJUNA TAMARAYA dengan ember yang berisikan air, lalu Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sadar dan langsung berdiri ke pohon dan kemudian duduk di kursi batu yang yang berada di sebelah pohon, kemudian TERDAKWA dan Saksi RISMANSYAH CANIAGO Als OGEK datang menghampiri korban ARJUNA TAMARAYA untuk menanyakan korban, kemudian Korban ARJUNA TAMARAYA tidak memberi jawaban apapun, lalu Saksi ZULHAM PILIANG Als AJO menampar rahang kanan korban ARJUNA TAMARAYA tersebut menggunakan tangan kanannya sebanyak sekali dan menendang bahu kanan korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sebanyak satu kali dan TERDAKWA memukul Korban ARJUNA TAMARAYA dari arah depan dan Korban ARJUNA TAMARAYA terjatuh dari tempat duduknya, dan kemudian SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK meninggalkan lokasi bersama dengan TERDAKWA.
  • Bahwa akibat dari kekerasan yang dilakukan oleh SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK bersama dengan teman-temannya mengakibatkan Korban ARJUNA TAMARAYA mengalami luka dan meninggal dunia pada tanggal 01 November 2025 dan berdasarkan Visum et Repertum Nomor 440/7993/RSU tanggal 07 November 2025 yang dikeluarkan oleh RSU Dr. Ferdinand Lumban Tobing dengan hasil pemeriksan sebagai berikut:

 

Label Jenazah                            :    Tidak dijumpai

Pembungkus Jenazah                  :    Tidak dijumpai

Penutup Jenazah                         :    Selimut warna putih garis–garis hitam

Pakaian Jenazah                         :    Tidak dijumpai

Perhiasan jenazah                       :    Tidak dijumpai

Benda disamping jenazah            :    Tidak dijumpai tanda-tanda kematian

Lebam mayat                             :    Dijumpai pada leher bagian belakang pinggang, punggung, bokong, anggota gerak atas dan anggota gerak bawah yang hilang dengan penekanan

Kaku mayat                               :    Lengkap

Pembusukan                              :    Tidak dijumpai

Identifikasi Umum                     :    Dijumpai sesosok jenazah di kenal berjenis kelamin laki – laki, perawakan sedang, Panjang badan seratus enam puluh lima centimeter, warna kulit sawo matang, rambut hitam lurus

Identifikasi Khusus                    :    Tidak dijumpai

 

PEMERIKSAAN LUAR :

 

Kepala                                       :     Dijumpai bentuk kepala tidak simetris, Panjang rambut   dengan sebalah kiri tujuh centimeter. Dijumpai bengkak pada   kepala sebelah kanan dengan diameter lima centimeter

Dahi                                          :     Dijumpai luka terjahit pada dahi sebelah kanan dengan benang    hitam sebanyak enam jahitan disertai luka lecet dengan ukuran Panjang tujuh centimeter lebar empat centimeter dengan jarak   satu centimeter dari pangkal alis sampai ke ujung alis

Mata                                          :     Dijumpai selaput mata mulai keruh

Pipi                                            :     Dijumpai luka lecet pada pipi dengan ukuran Panjang dua

                                                        centimeter dan lebar satu centimeter dengan jarak satu

                                                        centimeter dari cuping hidung dan empat centimeter diatas

                                                        sudut bibir

Hidung                                      :     Tidak dijumpai tanda - tanda kekerasan

Telinga                                      :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Bibir                                          :    Dijumpai luka lecet pada bibir bawah sebelah kiri

                                                       bagian luar dengan ukuran panjang empat centimeter tepat

                                                       pada garis tengah tubuh sampai dengan sudut bibir

Mulut                                         :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Rahang                                      :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Leher                                         :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Bahu                                          :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan   

Dada                                          :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Punggung                                   :    Dijumpai luka lecet gores pada punggung dengan ukuran

                                                       Panjang lima centimeter dan lebar tujuh cm, dari garis tengah tubuh dan dua puluh centimeter dari lipat  ketiak

Pinggang                                    :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Pinggul                                       :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Bokong                                      :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Dubur                                        :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Alat Kelamin                              :    Alat Kelamin laki – laki berkhitan. Tidak dijumpai tanda-tanda           kekerasan

Anggota gerak atas                     :    Dijumpai ujung – ujung jari tangan berwarna kebiruan

Anggota gerak bawah                 :    Dijumpai ujung – ujung jari kaki berwarna kebiruan

 

PEMERIKSAAN DALAM

a. Kepala

    Pembukaan kulit kepala.               :    Dijumpai resapan darah pada kulit kepala bagian

                                                           dalam setentang bengkak pada kepala sebelah kanan

Permukaan tengkorak kepala           :    Dijumpai resapan darah pada permukaan tengkorak kepala

                                                           sebelah kanan

Selaput tebal otak                            :    Dijumpai resapan darah dibawah selaput tebal otak

Selaput tipis otak                               :    Dijumpai resapan darah di bawah selaput tipis otak

Jaringan otak                                     :    Dijumpai resapan darah pada permukaan jaringan otak.

                                                                       Dijumpai lekuk otak mendatar, parit mendangkal pada                        pemotongan jaringan otak di jumpai bintik pendarahan

Pengangkatan Jaringan otak             :    Tidak dijumpai patah tulang tengkorak

b. Leher                                             :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

c. Kulit leher bagian dalam               :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Pembuluh darah leher                   :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Saluran nafas bagian atas             :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Saluran makan bagian atas           :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

d. Dada                                              :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Pembukaan kulit dada                   :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Pembukaan rongga dada               :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Saluran nafas bawah                     :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

   Tulang Iga                                      :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

e. Paru                                           :    Dijumpai pada paru kanan dan kiri berwarna merah kehitaman.           Dijumpai bintik pendarahan pada permukaan paru pada                           penekanan keluar cairan berwarna merah kehitaman bercampur               buih halus.

f.  Jantung                                      :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Kantong Jantung                           :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

e. Perut                                              :    Dijumpai tebal lemak perut dua centimeter

           Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

g. Lambung                                    :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

h. Usus                                           :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

i. Hati                                             :    Dijumpai hati berwarna coklat kemerahan, konsistensi

                                                           kenyal Dijumpai bintik pendarahan pada permukaan hati,  

                                                           Pada penekanan dijumpai cairan kehitaman bercampur buih                                                               halus

j. Limpa                                          :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

k. Ginjal                                         :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

    Ginjal kanan                               :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

    Ginjal kiri                                   :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

l. Kandung Kemih.                           :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan   

 

KESIMPULAN

Telah diperiksa sesosok jenazah dikenal jenis kelamin laki-laki,perawakan sedang, warna kulit sawo matang, Panjang badan seratus enam puluh lima centimeter, rambut hitam lurus.

Dari hasil pemeriksaan luar              :    Dijumpai bengkak pada kepala sebelah kanan, luka terjahit pada dahi, luka lecet pada pipi dan bibir, luka lecet gores pada punggung. Bibir, Ujung – ujung jari tangan dan kaki berwarna kebiruan.

Dari hasil pemeriksaan dalam          :    Di jumpai resapan darah pada kulit kepala bagian dalam,                                                                   dibawah selaput tebal dan selaput tipis otak, dijumpai bitnik                                                       pendarahan pada permukaan jaringan otak, lekuk otak mendatar                                                             dan parit mendangkal

Dari hasil pemeriksaan luar disimpulkan :

1.         Perkiraan lama kematian korban pada saat dilakukan pemeriksaan enam sampai delapan jam

2.         Sifat Kematian korban tidak wajar

3.         Penyebab kematian korban perdarahan yang luas pada rongga kepala akibat trauma tumpul.

 

Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal Unsur Pasal 262 ayat (4) dari Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

 

LEBIH SUBSIDAIR

 

Bahwa TERDAKWA CHANDRA LUBIS Als ICAN secara bersama-sama dengan saksi RISMANSYAH CANIAGO Als OGEK, saksi ZULHAM PILIANG Als AJO, Saksi HASAN BASRI Als KOMPIL, dan Saksi SYAZWAN SITUMORANG Als JUAN (masing-masing saksi tersebut dilakukan penuntutan secara terpisah). Pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2025 sekira pukul 03.30 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Oktober 2025 atau setidak-tidaknya pada tahun 2025, bertempat di Jln. Diponegoro, Kel. Pasar Belakang Kec. Sibolga Kota, Kota Sibolga (Tepatnya di Masjid Agung), Provinsi Sumatera Utara atau setidak-tidaknya termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Sibolga yang berwenang mengadili, melakukan tindak pidana,, melakukan tindak pidana, “Setiap Orang yang melukai berat orang lain hingga menyebabkan matinya seseorang”, yang dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Bahwa pada hari Jum’at tanggal 31 Oktober 2025 sekira pukul 03.10 Wib di Jln. Diponegoro Kel. Pasar Belakang Kec. Sibolga Kota, Kota Sibolga. Pada saat itu TERDAKWA naik sepeda motor dan singgah di depan Masjid agung Sibolga bersama SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK RISMANSYAH dan saksi SYAZWAN SITUMORANG Als JUAN, kemudian saksi SAKSI ZULHAM PILIANG ALS AJO datang dan memanggil SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK dan teman-temannya dan mengatakan ada seorang yang hendak mencuri kotak amal di dalam masjid dan memanggil temannya yang lain. Selanjutnya SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK mengikuti SAKSI ZULHAM PILIANG ALS AJO masuk kedalam Masjid, lalu TERDAKWA melihat korban ARJUNA TAMARAYA tidur telungkup, kemudian TERDAKWA membangunkan paksa Korban ARJUNA TAMARAYA dengan cara menarik jaket korban hingga kemudian korban ARJUNA TAMARAYA terbangun dan berdiri sambil meronta ke arah TERDAKWA. Kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN menendang kepala TERDAKWA sebanyak 2 kali sampai Korban ARJUNA TAMARAYA terjatuh ke lantai, kemudian saksi HASAN BASRI menendang kepala Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sebanyak satu kali disaat Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut berada dilantai lalu TERDAKWA  mencoba untuk melerai HASAN BASRI, kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN memijak kepala Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sebanyak satu kali dan juga memijak perut korban ARJUNA TAMARAYA, kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN menarik kaki sebelah kanan Korban ARJUNA TAMARAYA dan menyeretnya kearah keluar Masjid. Pada saat di seret oleh SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN kepala Korban ARJUNA TAMARAYA sempat terbentur ke lantai Masjid dan pada saat sampai di anak tangga TERDAKWA menahan kepala korban ARJUNA TAMARAYA dengan cara menarik jaketnya agar tidak terbentur oleh anak tangga dan kemudian diseret kembali oleh SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN sampai di pinggir jalan aspal kemudian menampar SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN wajah Korban ARJUNA TAMARAYA menggunakan sendal sebanyak 2 kali dan kemudian SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN mengambil kabel yang berada tergantung di pohon  kemudian melilit kabel dengan panjang kurang lebih 5 meter tersebut keleher Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut selama kurang lebih 5 detik dan kemudian melepasnya dan SAKSI SYAZWAN SITUMORANG ALS JUAN sempat memeriksa kantong celana Korban ARJUNA TAMARAYA dan kemudian membalikkan tubuh Korban ARJUNA TAMARAYA sampai terlungkup, lalu mengambil kelapa yang berada disekitar lokasi dan melemparkan kelapa tersebut ke arah belakang kepala Korban ARJUNA TAMARAYA, dan kemudian menyeret Korban ARJUNA TAMARAYA lagi sejauh 3 meter dan menyiram Korban ARJUNA TAMARAYA dengan ember yang berisikan air, lalu Korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sadar dan langsung berdiri ke pohon dan kemudian duduk di kursi batu yang yang berada di sebelah pohon, kemudian TERDAKWA dan Saksi RISMANSYAH CANIAGO Als OGEK datang menghampiri korban ARJUNA TAMARAYA untuk menanyakan korban, kemudian Korban ARJUNA TAMARAYA tidak memberi jawaban apapun, lalu Saksi ZULHAM PILIANG Als AJO menampar rahang kanan korban ARJUNA TAMARAYA tersebut menggunakan tangan kanannya sebanyak sekali dan menendang bahu kanan korban ARJUNA TAMARAYA tersebut sebanyak satu kali dan TERDAKWA memukul Korban ARJUNA TAMARAYA dari arah depan dan Korban ARJUNA TAMARAYA terjatuh dari tempat duduknya, dan kemudian SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK meninggalkan lokasi bersama dengan TERDAKWA.
  • Bahwa akibat dari kekerasan yang dilakukan oleh SAKSI RISMANSYAH CANIAGO ALS OGEK bersama dengan teman-temannya mengakibatkan Korban ARJUNA TAMARAYA mengalami luka dan meninggal dunia pada tanggal 01 November 2025 dan berdasarkan Visum et Repertum Nomor 440/7993/RSU tanggal 07 November 2025 yang dikeluarkan oleh RSU Dr. Ferdinand Lumban Tobing dengan hasil pemeriksan sebagai berikut :

Label Jenazah                            :    Tidak dijumpai

Pembungkus Jenazah                  :    Tidak dijumpai

Penutup Jenazah                         :    Selimut warna putih garis–garis hitam

Pakaian Jenazah                         :    Tidak dijumpai

Perhiasan jenazah                       :    Tidak dijumpai

Benda disamping jenazah            :    Tidak dijumpai tanda-tanda kematian

Lebam mayat                             :    Dijumpai pada leher bagian belakang pinggang, punggung, bokong, anggota gerak atas dan anggota gerak bawah yang hilang dengan penekanan

Kaku mayat                               :    Lengkap

Pembusukan                              :    Tidak dijumpai

Identifikasi Umum                     :    Dijumpai sesosok jenazah di kenal berjenis kelamin laki – laki, perawakan sedang, Panjang badan seratus enam puluh lima centimeter, warna kulit sawo matang, rambut hitam lurus

Identifikasi Khusus                    :    Tidak dijumpai

 

PEMERIKSAAN LUAR :

 

Kepala                                       :     Dijumpai bentuk kepala tidak simetris, Panjang rambut   dengan sebalah kiri tujuh centimeter. Dijumpai bengkak pada   kepala sebelah kanan dengan diameter lima centimeter

Dahi                                          :     Dijumpai luka terjahit pada dahi sebelah kanan dengan benang    hitam sebanyak enam jahitan disertai luka lecet dengan ukuran Panjang tujuh centimeter lebar empat centimeter dengan jarak   satu centimeter dari pangkal alis sampai ke ujung alis

Mata                                          :     Dijumpai selaput mata mulai keruh

Pipi                                            :     Dijumpai luka lecet pada pipi dengan ukuran Panjang dua

                                                        centimeter dan lebar satu centimeter dengan jarak satu

                                                        centimeter dari cuping hidung dan empat centimeter diatas

                                                        sudut bibir

Hidung                                      :     Tidak dijumpai tanda - tanda kekerasan

Telinga                                      :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Bibir                                          :    Dijumpai luka lecet pada bibir bawah sebelah kiri

                                                       bagian luar dengan ukuran panjang empat centimeter tepat

                                                       pada garis tengah tubuh sampai dengan sudut bibir

Mulut                                         :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Rahang                                      :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Leher                                         :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Bahu                                          :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan   

Dada                                          :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Punggung                                   :    Dijumpai luka lecet gores pada punggung dengan ukuran

                                                       Panjang lima centimeter dan lebar tujuh cm, dari garis tengah tubuh dan dua puluh centimeter dari lipat  ketiak

Pinggang                                    :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Pinggul                                       :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Bokong                                      :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Dubur                                        :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Alat Kelamin                              :    Alat Kelamin laki – laki berkhitan. Tidak dijumpai tanda-tanda           kekerasan

Anggota gerak atas                     :    Dijumpai ujung – ujung jari tangan berwarna kebiruan

Anggota gerak bawah                 :    Dijumpai ujung – ujung jari kaki berwarna kebiruan

 

PEMERIKSAAN DALAM

a. Kepala

    Pembukaan kulit kepala.               :    Dijumpai resapan darah pada kulit kepala bagian

                                                           dalam setentang bengkak pada kepala sebelah kanan

Permukaan tengkorak kepala           :    Dijumpai resapan darah pada permukaan tengkorak kepala

                                                           sebelah kanan

Selaput tebal otak                            :    Dijumpai resapan darah dibawah selaput tebal otak

Selaput tipis otak                               :    Dijumpai resapan darah di bawah selaput tipis otak

Jaringan otak                                     :    Dijumpai resapan darah pada permukaan jaringan otak.

                                                                       Dijumpai lekuk otak mendatar, parit mendangkal pada                        pemotongan jaringan otak di jumpai bintik pendarahan

Pengangkatan Jaringan otak             :    Tidak dijumpai patah tulang tengkorak

b. Leher                                             :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

c. Kulit leher bagian dalam               :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Pembuluh darah leher                   :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Saluran nafas bagian atas             :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Saluran makan bagian atas           :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

d. Dada                                              :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Pembukaan kulit dada                   :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Pembukaan rongga dada               :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Saluran nafas bawah                     :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

   Tulang Iga                                      :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

e. Paru                                           :    Dijumpai pada paru kanan dan kiri berwarna merah kehitaman.           Dijumpai bintik pendarahan pada permukaan paru pada                           penekanan keluar cairan berwarna merah kehitaman bercampur               buih halus.

f.  Jantung                                      :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

    Kantong Jantung                           :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

e. Perut                                              :    Dijumpai tebal lemak perut dua centimeter

           Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

g. Lambung                                    :    Tidak dijumpai tanda – tanda kekerasan

h. Usus                                           :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

i. Hati                                             :    Dijumpai hati berwarna coklat kemerahan, konsistensi

                                                           kenyal Dijumpai bintik pendarahan pada permukaan hati,  

                                                           Pada penekanan dijumpai cairan kehitaman bercampur buih                                                               halus

j. Limpa                                          :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

k. Ginjal                                         :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

    Ginjal kanan                               :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

    Ginjal kiri                                   :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

l. Kandung Kemih.                           :    Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan   

 

KESIMPULAN

Telah diperiksa sesosok jenazah dikenal jenis kelamin laki-laki,perawakan sedang, warna kulit sawo matang, Panjang badan seratus enam puluh lima centimeter, rambut hitam lurus.

Dari hasil pemeriksaan luar              :    Dijumpai bengkak pada kepala sebelah kanan, luka terjahit pada dahi, luka lecet pada pipi dan bibir, luka lecet gores pada punggung. Bibir, Ujung – ujung jari tangan dan kaki berwarna kebiruan.

Dari hasil pemeriksaan dalam          :    Di jumpai resapan darah pada kulit kepala bagian dalam,                                                                   dibawah selaput tebal dan selaput tipis otak, dijumpai bitnik                                                       pendarahan pada permukaan jaringan otak, lekuk otak mendatar                                                             dan parit mendangkal

Dari hasil pemeriksaan luar disimpulkan :

1.    Perkiraan lama kematian korban pada saat dilakukan pemeriksaan enam sampai delapan jam

2.    Sifat Kematian korban tidak wajar

3.    Penyebab kematian korban perdarahan yang luas pada rongga kepala akibat trauma tumpul.

 

 

-Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal Unsur Pasal 468 ayat (2) dari Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

 

 

                                                                                     

 

 

 

 

 

Pihak Dipublikasikan Ya