Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI SIBOLGA
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
56/Pid.B/2026/PN Sbg Sanggam Pandapotan Siagian, S.H 1.LAMISTER BARUTU
2.JAMRI GORDINUS BARUTU
Persidangan
Tanggal Pendaftaran Senin, 23 Feb. 2026
Klasifikasi Perkara Kejahatan Terhadap Ketertiban Umum
Nomor Perkara 56/Pid.B/2026/PN Sbg
Tanggal Surat Pelimpahan Senin, 23 Feb. 2026
Nomor Surat Pelimpahan B-392/L.2.13.3/Eku.2/02/2026
Penuntut Umum
NoNama
1Sanggam Pandapotan Siagian, S.H
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1LAMISTER BARUTU[Penahanan]
2JAMRI GORDINUS BARUTU[Penahanan]
Penasihat Hukum Terdakwa
Dakwaan

?

 

 

PRIMAIR

Bahwa Terdakwa I. LAMISTER BARUTU  dan Terdakwa II. JAMRI GORDINUS BARUTU bersama EDDIN TUMANGGOR (Daftar Pencarian Orang / DPO), DUYUN TUMANGGER (Daftar Pencarian Orang / DPO) dan JONATAN BARUTU (Daftar Pencarian Orang / DPO) pada hari Senin tanggal 08 Desember 2025 sekirá pukul 18.30 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Desember 2025 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam Tahun 2025 bertempat di Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah tepatnya di depan rumah milik Terdakwa I atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Sibolga yang berwenang memeriksa dan mengadili "dengan terang-terangan atau di muka umum dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang, yang mengakibatkan luka berat”, dengan cara sebagai berikut : 

Pada hari Senin tanggal 08 Desember 2025 sekirá pukul 16.00 Wib, saksi Misran Berutu alias Pak Rada datang menemui saksi Munawir Subarja Tumangger dirumah milik saksi Munawir Subarja Tumangger yang berada di Jalan Iskandar Muda, Dusun I Suka Maju, Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil mengatakan “paman, ayo lah kita ke Desa Saragih biar kita laksanakan perdamaian masalah pencurian lembu itu” lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “duluan aja lah, nanti aku menyusul kesana” lalu saksi Misran Berutu alias Pak Rada pergi meninggalkan rumah milik saksi Munawir Subarja Tumangger.

 

Setelah itu saksi Munawir Subarja Tumangger menghubungi adik kandung saksi Munawir Subarja Tumangger bernama saksi Sufriadi alias Uppet dengan mengatakan “ke Desa Saragih dulu kita, karena hari ini dilaksanakan perdamaian masalah pencurian lembu itu" lalu saksi Sufriadi alias Uppet menjawab dengan mengatakan "iya, tapi tunggulah dulu karena aku masih di Biskang sekarang, sebentar lagi aku datang" kemudian saksi Munawir Subarja Tumangger menghubungi saksi Ponisan Barasa selaku Sekretaris Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil dengan mengatakan “ke Desa Saragih dulu kita pak sekdes, karena hari ini dilaksanakan perdamaian permasalahan pencurian lembu itu" lalu saksi Ponisan Barasa menjawab dengan  mengatakan “iya pak", selanjutnya saksi Munawir Subarja Tumangger pergi ke warung kopi milik PAK OKE dengan menaiki mobil milik saksi Munawir Subarja Tumangger.

 

Setibanya sekira 6 menit kemudian saksi Munawir Subarja Tumangger bertemu dengan saksi Ponisan Barasa lalu saksi Munawir Subarja Tumangger mengatakan “kita tunggu dulu si SUFRIADI alias UPPET datang, karena ku ajak juga tadi dia, kau pesan dulu kopi mu sambil menunggu dia datang" dan tidak berapa kemudian saksi Sufriadi alias Uppet datang lalu saksi Munawir Subarja Tumangger bersama saksi Sufriadi alias Uppet dan saksi Ponisan Barasa pergi menuju Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah bersama dengan saksi Jento Tumangger yang diajak oleh saksi Ponisan Barasa yang saat itu sedang berada di dalam warung kopi tersebut.

 

Sesampainya sekira pukul 18.30 Wib di Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah tepatnya di depan rumah milik Terdakwa I. Lamister Barutu, saksi Munawir Subarja Tumangger melihat saksi Misran Berutu alias Pak Rada sudah berada dirumah milik Terdakwa I lalu saksi Sufriadi alias Uppet memberhentikan dan memarkirkan mobil saksi Munawir Subarja Tumangger disekitaran rumah milik Terdakwa I karena lokasi rumah milik Terdakwa I sempit, selanjutnya saksi Munawir Subarja Tumangger, saksi Sufriadi alias Uppet, saksi Ponisan Barasa dan saksi Jento Tumangger berjalan menuju rumah Terdakwa I dan sesampainya saksi Misran Berutu alias Pak Rada sedang bersama Terdakwa I, Terdakwa II. Jamri Gordinus Barutu, saksi Alasan Harianja, saksi Jotan Tumanggor dan saksi Priman Zega serta beberapa masyarakat bernama DUYUN TUMANGGER (Daftar Pencarian Orang / DPO), EDDIN TUMANGGOR (Daftar Pencarian Orang / DPO), JONATAN BARUTU (Daftar Pencarian Orang / DPO), MAJU TUMANGGER, TAGOR HALOMOAN SIHITE dan beberapa warga disekitar ikut melihat dan mendengar, kemudian saksi Alasan Harianja berkata kepada saksi Munawir Subarja Tumangger “apa tujuan kalian sekarang datang kemari” lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “tujuan kami untuk menyelesaikan masalah pencurian lembu itu" kemudian HOTNI MARLINDA WATI MARBUN selaku istri dari saksi Misran Berutu alias Pak Rada berkata kepada saksi Munawir Subarja Tumangger "bapak uda, rencana kami, surat pernyataan kami kemrin itu mau kami tarik" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger yang mendengar hal tersebut mengatakan "gimana mau kalian tarik surat pernyataan kalian, sementara permasalahan belum selesai” kemudian saksi Alasan Harianja menjawab dengan mengatakan “Lembu kalian itu posisi nya kalian letakkan dimana sebelum hilang" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “ya di Desa Lae Balno lah" lalu saksi Alasan Harianja mengatakan “tapi kan lembu yang diambil mereka kemarin kan bukan yang dari Lae Balno" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “Lembu saya itu di Desa Lae Balno saya letakkan dan lembu itu kan ada kakinya, terlepas dari mana lembu yang diambil mereka (maksudnya : Terdakwa I dan Terdakwa II) kemarin, yang penting lembu yang diambil mereka kemarin adalah lembu saya dan mereka pun sudah mengakuinya, mana ada pula banteng di Indonesia ini yang ada diluar negeri” lalu saksi Alasan Harianja menjawab dengan mengatakan “kalau kami disini, kalau ada hewan temak milik orang yang lepas dari kandangnya/pekarangannya, bukan miliknya lagi" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger yang mendengar hal tersebut menjawab dengan mengatakan “iyah ngak bisa gitu lah" lalu DUYUN TUMANGGER (DPO) langsung menjawab dengan mengatakan “ngak ada lembu mu kami ambil" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger yang mendengar hal tersebut berdiri dari tempat duduk saksi Munawir Subarja Tumangger dan mengatakan “kalian tenang dulu, jangan ribut-ribut dulu, kami disini datang mau berdamai bukan untuk mau ribut" lalu suasana pun menjadi ricuh, kemudian : EDDIN TUMANGGOR (DPO) datang ke dalam kerumunan dengan menggenggam 1 (satu) buah kampak (Daftar Pencarian Barang / DPB) langsung mengayunkan dengan sekuat tenaga beberapa kali 1 (satu) buah kampak tersebut ke arah saksi Sufriadi alias Uppet yang mengenai bagian kepala dan bagian pelipis mata sebelah kiri saksi Sufriadi alias Uppet hingga mengakibatkan luka berdarah, setelah itu EDDIN TUMANGGOR (DPO) mengejar saksi Munawir Subarja Tumangger dengan kembali dengan sekuat tenaga mengayunkan 1 (satu) buah kampak tersebut yang mengenai bagian kepala atas saksi Munawir Subarja Tumangger yang membuat saksi Munawir Subarja Tumangger juga mengalami luka berdarah.

 

Bersamaan dengan waktu dan tempat tersebut Terdakwa I, Terdakwa II, DUYUN TUMANGGER (DPO) dan JONATAN BARUTU secara bersama-sama melakukan pemukulan terhadap saksi Munawir Subarja Tumangger dan saksi Sufriadi alias Uppet, dengan cara :

  • Saksi Munawir Subarja Tumangger dipukul oleh :
  • Terdakwa I dengan sekuat tenaga menggunakan tangan sebelah kanan sebanyak 1 (satu) kali ke bagian leher saksi Munawir Subarja Tumangger lalu mengambil 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± ½ meter dari depan rumah Terdakwa I dan memukulkannya dengan sekuat tenaga ke bagian punggung saksi Munawir Subarja Tumangger sebanyak 1 (satu) kali.
  • Terdakwa II mengambil 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± 1 meter yang diambil dari depan rumah Terdakwa I lalu memukulkannya dengan sekuat tenaga dari arah samping ke bagian punggung sebelah kanan saksi Munawir Subarja Tumangger secara berulang kali dan memukulkannya kembali dengan sekuat tenaga ke bagian lengan sebelah kanan saksi Munawir Subarja Tumangger dengan berulang kali.
  • DUYUN TUMANGGER (DPO) memukul saksi Munawir Subarja Tumangger dengan sekuat tenaga menggunakan tangannya secara berulang-ulang.
  • JONATAN BARUTU (DPO) memukul bagian punggung saksi Munawir Subarja Tumangger dengan sekuat tenaga menggunakan tangan sebelah kanannya sebanyak 2 (dua) kali.
  • Saksi Sufriadi alias Uppet dipukul oleh :
  • Terdakwa I dengan sekuat tenaga menggunakan 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± ½ meter ke arah bagian tubuh dari saksi Sufriadi alias Uppet secara berulang kali.
  • Terdakwa II dengan sekuat tenaga menggunakan 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± 1 meter ke arah bagian tubuh dari saksi Sufriadi alias Uppet secara berulang kali.
  • DUYUN TUMANGGER (DPO) memukul tubuh saksi Sufriadi alias Uppet dengan sekuat tenaga menggunakan tangannya secara berulang-ulang.
  • JONATAN BARUTU (DPO) memukul tubuh saksi Sufriadi alias Uppet dengan sekuat tenaga menggunakan tangannya secara berulang-ulang.

 

Akibat perbuatan Terdakwa I dan Terdakwa II bersama dengan EDDIN TUMANGGOR (DPO), DUYUN TUMANGGER (DPO) dan JONATAN BARUTU (DPO) tersebut membuat saksi Munawir Subarja Tumangger dan saksi Sufriadi alias Uppet mengakibatkan penderitaan fisik berupa luka robek pada bagian kepala yang bagian kepala tersebut dapat menimbulkan kehilangan nyawa dari saksi Munawir Subarja Tumangger dan saksi Sufriadi alias Uppet serta luka tersebut membuat rasa sakit dan terhalang dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari, berdasarkan :

  • Surat Visum Et Revertum UPTD. Puskesmas Manduamas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Nomor : 10407/445/Pusk.Mds/XII/2025 tanggal 10 Desember 2025 atas nama nama MUNAWIR S. TUMANGGER, yang diperiksa oleh dr. Berry V.T. Sihotang (Nip. 19741022 200903 1 002) pada hari Rabu tanggal 10 Desember 2025 pukul 11.30 Wib di Puskesmas Lumut, yang disimpulkan akibat benda tumpul, dengan hasil pemeriksaan :
    • Bagian kepala, wajah dan leher.
  • Dijumpai luka lebam pada kedua bola mata.
  • Dijumpai luka lebam pada telinga kiri.
  • Dijumpai luka robek pada kepala. Panjang luka ± 8 cm, lebar luka ± 1 cm, luka robek sudah di hooting.
  • Dijumpai luka robek pada pipi sebelah kanan setentang mata. Panjang luka ± 1 cm, lebar luka ± 0,2 cm.
  • Bagian Dada.
  • Dalam Batas Normal.
  • Bagian Punggung
  • Dijumpai luka lebam di sebelah kanan. Panjang luka ± 11 cm, lebar luka ± 4 cm.
  • Bagian Perut.
  • Dalam Batas Normal.
  • Bagian Anggota Gerak Atas.
  • Dijumpai luka lebam pada lengan kanan. Panjang luka ± 27 cm, lebar luka ± 11 cm.
  • Dijumpai luka gores pada lengan kiri. Panjang luka ± 7 cm, lebar luka ± 2 cm
  • Bagian Anggota Gerak Bawah.
  • Dalam Batas Normal.

 

  • Surat Visum Et Repertum Rumah Sakit Umum Daerah Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Nomor : VER/440/0015/2026 tanggal 09 Februari 2026 atas nama nama SUFRIADI alias UPPET, yang diperiksa oleh dr. Suryati (Nip. 19931105 202421 2 019) pada hari Rabu tanggal 08 Desember 2025 pukul 21.13 Wib di Instalasi Gawat Darurat RSUD Aceh Singkil, yang disimpulkan diduga akibat benda tumpul dan benda tajam, dengan hasil pemeriksaan fisik tubuh :
    • Bagian kepala.
  • Terdapat luka robek di kepala bagian belakang berbatas tegas dengan ukuran 4 cm x 0,5 cm dengan kedalaman 0,5 cm.
  • Terdapat luka robek pelipis kiri dengan ukuran 2,5 cm x 1 cm dengan kedalaman 0,5 cm.
  • Terdapat lebam pada kedua mata.
  • Bagian leher.
  • Tidak ada kelainan.
  • Bagian dada.
  • Tidak ada kelainan.
  • Bagian perut.
  • Tidak ada kelainan.
  • Bagian anggota gerak.
  • Tidak ada kelainan.

 

  • Surat dari Rumah Sakit COLUMBIA ASIA atas nama pasien SUFRIADI, dengan konsultan yang menerima atas nama dr. Tommy Rizky Hutagalung, M.Ked (NeuroSurg),Sp (No. SIP : 4001/SIP/DPMPTSP/MDN/3.1/07/2023) selaku konsultan/dokter spesialisasi NEUROSURGERY, yang ditangani oleh dokter/konsultan atas nama DR. DEWI FIBRINI, DR. TOMMY RIZKY HUTAGALUNG dan DR. MELIAWATI SIMAMORA pada tanggal masuk 09 Desember 2025 dan tanggal keluar 16 Desember 2025, dengan keterangan sebagai berikut :
    • Pemeriksaan ringkasan perawatan dan pengobatan

Tinggi Badan:.00 Cm | S: stabil | |0: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H6) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H6) | Post EVD (H6) | Brain edema | multiple contusion | | P: | GV dan aff drain EVD | PBJ hari ini | S: kesadaran membaik | 10: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC+/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H5) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H5) | Post EVD (H5) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | bladder training | besok rencana PBJ | GV dan aff drain EVD besok | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik | |0: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | |A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H4) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H4) | Post EVD (H4) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | posisi kepala jangan dirubah ||| Tekanan Darah:154/78 | Denyut Nadi:60 | S: kesadaran membaik | 10: 1 GCS 15 | pupil Isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H4) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H4) | Post EVD (H4) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | posisi kepala jangan dirubah | | | S: KELUHAN - | LUKA BAIK | A: TETA? P: BEDAH PLASTIK POLIKLINIS MENGIKUTI | Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik | 10: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multiple vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | drain minimal | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H3) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H3) | Post EVD (H3) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | GV dan aff drain sebelah kanan hari ini | posisi jangan dirubah ||| Tinggi Badan:.00 Cm | S: Gelisah | O: Alrway Clear | A: Post Craniotomi | P: + Inj. Fentanex 300 mcg --> 50 cc NaCI 0,9% --> bolus 3 cc --> Continious 3cc/jam/SP || Tinggi Badan:.00 Cm | S; POST OPERASI DAY 2 | KELUHAN GELISAH DAN MERONTA RONTA | TERPASANG NGT||0: LUKA DI SUBCILIER NAIK | DRESSING DI FRONTAL BAIK | | A: ??T?? | | P: TERUSKAN TERAPI | KONSUL ULANG KE ANASTESI UNTUK PEMBERIAN FENTANYL | RAWAT LUKA BESOK UNTUK DI FRONTAL/ EYEBROW SINISTRA DENGAN RENODERM DAN STERILE STRIP | | Tinggi Badan:.00 Cm | s: pasien gelisah(+) memberontak dan mengeluhkan nyeri. |o: sens: apatis | td: 132/77 | hr : 73x/i | rr : 22x/i | temp: 36.8 | spo2: 97% | a: Post craniotomy evakuasi EDH (H2) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H2) | Post EVD (H2) | Brain edema | multiple contusio | p: advis dr. Tommy, SpBS: | alprazolam 0,5mg ekstra -> pulvis, via sonde || Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik ||0: | GCS E2M5V3 (10) | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H2) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H2) | Post EVD (H2) | Brain edema | multiple contusio | | P: Terapi lanjut | GV besok | | | Tinggi Badan:00 Cm | Melakukan double check transfusi | | Jenis: PRC | Volume: 175 cc | Rhesus : + | Goldar : B+ | Exp : 11 Januari 2025 | No Kantong : 127125EB94A | | TD : 109/64 | HR: 90x/i | RR: 29X/I | SpO2 : 99% | | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: Kesadaran membaik, gelisah berkurang |:: Nfas spontan RR 24x/mnt dgn NC 4 Ipm ---> SpO2 99%| TD 127/74 mmHg HR 91 x/mnt | Sen E2 V2 M5 pupil isokor | Urin > 1 cc/kg/jam | A: Post craniotomy + EVD | P : Rencana operasi | Fentanyl + Sedacum 5-8 cc/jam | Recofol syr pump 3-8 cc/jam syr pump | RSol 20 gtt/mnt | Besok ACC pindah | | Tinggi Badan:.00 Cm | Double cek transfusi Bag 1 | Jenis: PRC | Volume : 175 cc | Rhesus: + | Goldar: B+ | Exp: 22 Desember 2025 | No Kantong: 127125DC22A| |TD : 105/66 | HR : 84x/i | RR : 23 | SpO2: 98% | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: DAY 1 POST OP | LUKA BAIK | | O: EDEMA MATA BERKURANG, DRESSING ADEKUAT | |A: FRAKTUR NASAL - RIMA ORBITA INFERIOR SINISTRA POST ORIF ---> PODT OP DAY 1 | | P; | TERUSKAN TERAPI DARI TS BEDAH SARAF | FOTO KONTROL SKULL AP-/ LATERAL POST OP | DIET LUNAK | RAWAT LUKA DI DAHI HARI KE 3 POST OP SABTU | CENDOXYTROL MINIDROPS 4X GTT 2 OCULI SINISTRA | | | | | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik | | 0: | GCS E2M5V3 (10) | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H1) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H1) | Post EVD (H1) | Brain edema | multiple contusio |P: 1 Terapi lanjut | acc pindah ruangan | | | Tinggi Badan:.00 Cm | Double check transfusi | Produk: PRC | Vol: 175cc| Gol darah/Rh: B/+| No Kantong: 127125D104A | | TD 103/72 mmHg | HR 81 x/i | Temp 36,7 | Sp?2 100% | | Tinggi Badan:.00 Cm | double check tranfusi | | Produk: PRC | volume: 175 cc | Golongan darah/Rhesus: B+ | Aftap : 15/11/2025 | Exp: 20/12/25 | No. Kantong: 127125D91BA | | vital sign: | td: 131/70 | hr; 85x/1 | rr: 20xi |t: 36 spo2; 100%| Tinggi Badan:.00 Cm | S: POST OP | PASIEN DALAM PEMANTAUAN | | O: DRESSING ADEKUAT | BLEEDING - | | A: FRAKTUR NASAL - RIMA ORBITA INFERIOR SINISTRA POST ORIF | | P; | TERUSKAN TERAPI DARI TS BEDAH SARAF | FOTO KONTROL SKULL AP-/ LATERAL POST OP | DIET LUNAK | RAWAT LUKA DI DAHI HARI KE ? POST OP SABTU CENDOXYTROL MINIDROPS 4X GTT 2 OCULI SINISTRA | | | | Fracture of nasal bones, closed |1 Tinggi Badan:.00 Cm | Instruksi Post operasi: | Bed rest Head up position 30 derajat | Nafas spontan dgn NRM 10 LPM, bila membaik NC 4-5 LPM | Diet Puasa 4 jam post op ---> SV 4 x 250 cc | IVFD Kaen 38 20 gtt/mnt | Inj Fentanil 300 mikro 4-8 cc/jam | Inj Recofol 4-8 cc/jam syr pump | Lain teruskan | 1 | Tinggi Badan:.00 Cm | S: Kesadaran menurun, gelisah |:: Nfas spontan RR 24x/mnt dgn NC 4 Ipm ---> SpO2 99% | TD 137/74 mmHg HR 75 x/mnt Sen E2 V2 M5 pupil isokor | Urin > 1 cc/kg/jam | A: HI GCS 9 |P: Rencana operasi | Fentanyl + Sedacum 5-8 cc/jam | Recofol syr pump 3-8 cc/jam syr pump | RSol 20 gtt/mnt | || | Epidural haemorrhage | | Fracture of base of skull | | Hydrocephalus | || Tinggi Badan:.00 Cm | S : post operasi | |0: 1 GCS DPO | pupil isokor 3mm | RC +/+ | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H0) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H0) | Post EVD (HO) | Brain edema | multiple contusio | | P: | cek DL post operasi | terapi lanjut | ganti perban per 2 hari || Tinggi Badan:168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | Pasien direncanakan pembiusan dan craniotomy | Instruksi: Puasa 6 jam preop | Rencana pasang cvp dan OGT di OR | Slapkan SIA CVP dan Anestesi | | | Tinggi Badan:168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | S: Kesadaran menurun stih mengalami KLL |:: Nfas spontan RR 24x/mnt dgn NC 4 Ipm ---> Sp02 99% TD 137/74 mmHg HR 75 x/mnt Sen E2 V2 M5 pupil isokor | Urin > 1 cc/kg/jam | A: HI GCS 9 1 P: Rencana pasang CVP | Fentanyl + Sedacum 5-8 cc/jam | Recofol syr pump 3-8 cc/jam syr pump | RSol 20 gtt/mnt | Pasang OGT | | Tinggi Badan: 168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | S: penurunan kesadaran dialami pasien setelah mengalami trauma kepala. | luka robek dibeberapa tempat dengan dasar tulang. | riwayat muntah dan kejang tidak dijumpal | | O: | GCS E2M4V2 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | A: | Hidrocephalus | Multipel contusio | EDH + SDH (R) temporal brain edema | multipel vulnus laceratum | Open fracture temporal | Fx maksilofacial | | P: | rencana craniotomy evakuasi EDH SDH + cranioplasty + EVD + Debridement | Konsul bedah plastik | | Terapi | Starxon 1gr/12jam | ketorolac30mg/8jam | ranitidin 50mg/12jam | asam tranex 500mg/8jam | fenitoin 100mg/8jam | | Tinggi Badan:168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | s. pasien dengan penurunan kesadaran, luka robek di wajah dan kepala karena terkena benda tumpul, pasien mengorok, disekitar area mata bengkak dan kehitaman | | o. TD: 130/89 mmHg | HR: 79 x/i | rr: 20x/i | SPo2 100% on nc 3 1/i | GCS: 7-81| A. penuruna kesadaran + ICH ar frontal + hidrocephalus + multiple fr ar facialis | | p. informed consent tentang kondis pasien, jika mengalami perburukan akan dilakukan pemasangan ETT dan ventilator, CVC, juga NGT | - sedacum 15 mg + ethanyl 300 mcg dlm nacl 50 ml jalan 3-5 ml per jam titrasi via shryngpump | | | Tinggi Badan:168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | Advice tambahan dr.Tommy Sp.BS: | Cek panel pre-Op | | S/ Telah menghubungi dr.Rommi Sp.An |-> terhubung | | Dokter visit di ICU.

    • Ringkasan Hasil Pemeriksaan Penunjang.

PANEL PRE OPERASI (DL, PT,APTT, KGDS, HBSAG,HIV,GOLDA) | GLUCOTEST STRIP | DARAH LENGKAP (HB,WBC,RBC,HCT,PLT,NER,HITUNG JENIS,LED) | PRE TRANSFUSION TESTING PRC | PRE TRANSFUSION TESTING PRC | PRE TRANSFUSION TESTING PRC | PRE TRANSFUSION TESTING PRC | CT SCAN BRAIN TANPA KONTRAS I X-RAY THORAX AP/PA | X-RAY KE?ALA / SCHEDEL

    • Pembedahan/Tindakan Yang Dilakukan.

Surgery Date: 10/12/2025 | Performed By: TOMMY.HUTAGALUNG | Surgery: Operasi 1 EVD | Design operasi: Curve kocher kiri | Insisi lapis demi lapis | tampak fascia dan periosteum | dilakukan burrhole | tampak duramater | cross insisi duramater | insersi selang EVD | fiksasi dan sambungkan ke reservoar | kontrol perdarahan | luka dijahit lapis demi lapis | | Operasi 2: craniotomy dan cranioplasty | design operasi: horseshoe kanan | insisi lapis demi lapis | tampak fascia dan periosteum bengkak | identifikasi garis fraktur | dilakukan burrhole dan kraniotomy | tampak perdarahan epidural aktif | kontrol perdarahan | evakuasi perdarahan dan hematom | tulang dikranioplasti dengan miniplate dan miniscrew | drain dipasang dan difiksasi | luka dijahit lapis demi lapis | Surgery Date: 10/12/2025 | Performed By: DEWI.FIBRINI | Surgery: LAPORAN OPERASI: | 1. INFORMED CONSENT, IV LINE, ANTIBIOTRIKA PROPILAKSIS |2. SUPINE | 3. DESINFEKSI LAPANGAN OPERASI |4. DIDAPATKAN: | - DEFORMITAS MALAR SINISTRA. krepitasi area NASAL sinistra, echimosis conjunctiva sinistra, hematom periorbital sinistra, nasal deviasi | dilakukan : | injeksi local anastesi infiltrasi pada area incisi; | - incisi subcilier sinistra --->fraktur linier pada rima orbita inferior dan nasal sinistra, displaced - dilakukan evakuasi clot dan bone fragment, reposisi segmen fraktur sesuai anatomis,, spoeling dan irigasi sampai bersih dilakukan | -fixasi segment fraktur pada rima orbita inferior sinistra, ---> fixasi dengan miniplate and screw system 1.6 --> fraktur stabil | - irigasi | - rawat perdarahan | - jahit luka operasi lapis demi lapis | | vulnus appertum dengan skin loss di palpebra superior sinistra, eyebrow sinistra, dan frontal ---> debridement-, local skin advancement flap. jahit lapos demi lapis | - dressing dengan sterile strip/ dan renoderm | 5. OPERASI SELESAI.

 

 Perbuatan Terdakwa I dan Terdakwa II bersama EDDIN TUMANGGOR (DPO), DUYUN TUMANGGER (DPO) dan JONATAN BARUTU (DPO) tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 262 Ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

 

SUBSIDAIR

 

----- Bahwa Terdakwa I. LAMISTER BARUTU  dan Terdakwa II. JAMRI GORDINUS BARUTU bersama EDDIN TUMANGGOR (Daftar Pencarian Orang / DPO), DUYUN TUMANGGER (Daftar Pencarian Orang / DPO) dan JONATAN BARUTU (Daftar Pencarian Orang / DPO) pada hari Senin tanggal 08 Desember 2025 sekirá pukul 18.30 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Desember 2025 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam Tahun 2025 bertempat di Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah tepatnya di depan rumah milik Terdakwa I atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Sibolga yang berwenang memeriksa dan mengadili "dengan terang-terangan atau di muka umum dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang, yang mengakibatkan luka”, dengan cara sebagai berikut : 

Pada hari Senin tanggal 08 Desember 2025 sekirá pukul 16.00 Wib, saksi Misran Berutu alias Pak Rada datang menemui saksi Munawir Subarja Tumangger dirumah milik saksi Munawir Subarja Tumangger yang berada di Jalan Iskandar Muda, Dusun I Suka Maju, Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil mengatakan “paman, ayo lah kita ke Desa Saragih biar kita laksanakan perdamaian masalah pencurian lembu itu” lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “duluan aja lah, nanti aku menyusul kesana” lalu saksi Misran Berutu alias Pak Rada pergi meninggalkan rumah milik saksi Munawir Subarja Tumangger.

 

Setelah itu saksi Munawir Subarja Tumangger menghubungi adik kandung saksi Munawir Subarja Tumangger bernama saksi Sufriadi alias Uppet dengan mengatakan “ke Desa Saragih dulu kita, karena hari ini dilaksanakan perdamaian masalah pencurian lembu itu" lalu saksi Sufriadi alias Uppet menjawab dengan mengatakan "iya, tapi tunggulah dulu karena aku masih di Biskang sekarang, sebentar lagi aku datang" kemudian saksi Munawir Subarja Tumangger menghubungi saksi Ponisan Barasa selaku Sekretaris Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil dengan mengatakan “ke Desa Saragih dulu kita pak sekdes, karena hari ini dilaksanakan perdamaian permasalahan pencurian lembu itu" lalu saksi Ponisan Barasa menjawab dengan  mengatakan “iya pak", selanjutnya saksi Munawir Subarja Tumangger pergi ke warung kopi milik PAK OKE dengan menaiki mobil milik saksi Munawir Subarja Tumangger.

 

Setibanya sekira 6 menit kemudian saksi Munawir Subarja Tumangger bertemu dengan saksi Ponisan Barasa lalu saksi Munawir Subarja Tumangger mengatakan “kita tunggu dulu si SUFRIADI alias UPPET datang, karena ku ajak juga tadi dia, kau pesan dulu kopi mu sambil menunggu dia datang" dan tidak berapa kemudian saksi Sufriadi alias Uppet datang lalu saksi Munawir Subarja Tumangger bersama saksi Sufriadi alias Uppet dan saksi Ponisan Barasa pergi menuju Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah bersama dengan saksi Jento Tumangger yang diajak oleh saksi Ponisan Barasa yang saat itu sedang berada di dalam warung kopi tersebut.

 

Sesampainya sekira pukul 18.30 Wib di Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah tepatnya di depan rumah milik Terdakwa I. Lamister Barutu, saksi Munawir Subarja Tumangger melihat saksi Misran Berutu alias Pak Rada sudah berada dirumah milik Terdakwa I lalu saksi Sufriadi alias Uppet memberhentikan dan memarkirkan mobil saksi Munawir Subarja Tumangger disekitaran rumah milik Terdakwa I karena lokasi rumah milik Terdakwa I sempit, selanjutnya saksi Munawir Subarja Tumangger, saksi Sufriadi alias Uppet, saksi Ponisan Barasa dan saksi Jento Tumangger berjalan menuju rumah Terdakwa I dan sesampainya saksi Misran Berutu alias Pak Rada sedang bersama Terdakwa I, Terdakwa II. Jamri Gordinus Barutu, saksi Alasan Harianja, saksi Jotan Tumanggor dan saksi Priman Zega serta beberapa masyarakat bernama DUYUN TUMANGGER (Daftar Pencarian Orang / DPO), EDDIN TUMANGGOR (Daftar Pencarian Orang / DPO), JONATAN BARUTU (Daftar Pencarian Orang / DPO), MAJU TUMANGGER, TAGOR HALOMOAN SIHITE dan beberapa warga disekitar ikut melihat dan mendengar, kemudian saksi Alasan Harianja berkata kepada saksi Munawir Subarja Tumangger “apa tujuan kalian sekarang datang kemari” lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “tujuan kami untuk menyelesaikan masalah pencurian lembu itu" kemudian HOTNI MARLINDA WATI MARBUN selaku istri dari saksi Misran Berutu alias Pak Rada berkata kepada saksi Munawir Subarja Tumangger "bapak uda, rencana kami, surat pernyataan kami kemrin itu mau kami tarik" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger yang mendengar hal tersebut mengatakan "gimana mau kalian tarik surat pernyataan kalian, sementara permasalahan belum selesai” kemudian saksi Alasan Harianja menjawab dengan mengatakan “Lembu kalian itu posisi nya kalian letakkan dimana sebelum hilang" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “ya di Desa Lae Balno lah" lalu saksi Alasan Harianja mengatakan “tapi kan lembu yang diambil mereka kemarin kan bukan yang dari Lae Balno" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “Lembu saya itu di Desa Lae Balno saya letakkan dan lembu itu kan ada kakinya, terlepas dari mana lembu yang diambil mereka (maksudnya : Terdakwa I dan Terdakwa II) kemarin, yang penting lembu yang diambil mereka kemarin adalah lembu saya dan mereka pun sudah mengakuinya, mana ada pula banteng di Indonesia ini yang ada diluar negeri” lalu saksi Alasan Harianja menjawab dengan mengatakan “kalau kami disini, kalau ada hewan temak milik orang yang lepas dari kandangnya/pekarangannya, bukan miliknya lagi" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger yang mendengar hal tersebut menjawab dengan mengatakan “iyah ngak bisa gitu lah" lalu DUYUN TUMANGGER (DPO) langsung menjawab dengan mengatakan “ngak ada lembu mu kami ambil" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger yang mendengar hal tersebut berdiri dari tempat duduk saksi Munawir Subarja Tumangger dan mengatakan “kalian tenang dulu, jangan ribut-ribut dulu, kami disini datang mau berdamai bukan untuk mau ribut" lalu suasana pun menjadi ricuh, kemudian : EDDIN TUMANGGOR (DPO) datang ke dalam kerumunan dengan menggenggam 1 (satu) buah kampak (Daftar Pencarian Barang / DPB) langsung mengayunkan dengan sekuat tenaga beberapa kali 1 (satu) buah kampak tersebut ke arah saksi Sufriadi alias Uppet yang mengenai bagian kepala dan bagian pelipis mata sebelah kiri saksi Sufriadi alias Uppet hingga mengakibatkan luka berdarah, setelah itu EDDIN TUMANGGOR (DPO) mengejar saksi Munawir Subarja Tumangger dengan kembali dengan sekuat tenaga mengayunkan 1 (satu) buah kampak tersebut yang mengenai bagian kepala atas saksi Munawir Subarja Tumangger yang membuat saksi Munawir Subarja Tumangger juga mengalami luka berdarah.

 

Bersamaan dengan waktu dan tempat tersebut Terdakwa I, Terdakwa II, DUYUN TUMANGGER (DPO) dan JONATAN BARUTU secara bersama-sama melakukan pemukulan terhadap saksi Munawir Subarja Tumangger dan saksi Sufriadi alias Uppet, dengan cara :

  • Saksi Munawir Subarja Tumangger dipukul oleh :
  • Terdakwa I dengan sekuat tenaga menggunakan tangan sebelah kanan sebanyak 1 (satu) kali ke bagian leher saksi Munawir Subarja Tumangger lalu mengambil 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± ½ meter dari depan rumah Terdakwa I dan memukulkannya dengan sekuat tenaga ke bagian punggung saksi Munawir Subarja Tumangger sebanyak 1 (satu) kali.
  • Terdakwa II mengambil 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± 1 meter yang diambil dari depan rumah Terdakwa I lalu memukulkannya dengan sekuat tenaga dari arah samping ke bagian punggung sebelah kanan saksi Munawir Subarja Tumangger secara berulang kali dan memukulkannya kembali dengan sekuat tenaga ke bagian lengan sebelah kanan saksi Munawir Subarja Tumangger dengan berulang kali.
  • DUYUN TUMANGGER (DPO) memukul saksi Munawir Subarja Tumangger dengan sekuat tenaga menggunakan tangannya secara berulang-ulang.
  • JONATAN BARUTU (DPO) memukul bagian punggung saksi Munawir Subarja Tumangger dengan sekuat tenaga menggunakan tangan sebelah kanannya sebanyak 2 (dua) kali.
  • Saksi Sufriadi alias Uppet dipukul oleh :
  • Terdakwa I dengan sekuat tenaga menggunakan 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± ½ meter ke arah bagian tubuh dari saksi Sufriadi alias Uppet secara berulang kali.
  • Terdakwa II dengan sekuat tenaga menggunakan 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± 1 meter ke arah bagian tubuh dari saksi Sufriadi alias Uppet secara berulang kali.
  • DUYUN TUMANGGER (DPO) memukul tubuh saksi Sufriadi alias Uppet dengan sekuat tenaga menggunakan tangannya secara berulang-ulang.
  • JONATAN BARUTU (DPO) memukul tubuh saksi Sufriadi alias Uppet dengan sekuat tenaga menggunakan tangannya secara berulang-ulang.

 

Akibat perbuatan Terdakwa I dan Terdakwa II bersama dengan EDDIN TUMANGGOR (DPO), DUYUN TUMANGGER (DPO) dan JONATAN BARUTU (DPO) tersebut membuat saksi Munawir Subarja Tumangger dan saksi Sufriadi alias Uppet mengakibatkan penderitaan fisik berupa luka robek yang membuat rasa sakit hingga terhalang dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari, berdasarkan :

  • Surat Visum Et Revertum UPTD. Puskesmas Manduamas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Nomor : 10407/445/Pusk.Mds/XII/2025 tanggal 10 Desember 2025 atas nama nama MUNAWIR S. TUMANGGER, yang diperiksa oleh dr. Berry V.T. Sihotang (Nip. 19741022 200903 1 002) pada hari Rabu tanggal 10 Desember 2025 pukul 11.30 Wib di Puskesmas Lumut, yang disimpulkan akibat benda tumpul, dengan hasil pemeriksaan :
    • Bagian kepala, wajah dan leher.
  • Dijumpai luka lebam pada kedua bola mata.
  • Dijumpai luka lebam pada telinga kiri.
  • Dijumpai luka robek pada kepala. Panjang luka ± 8 cm, lebar luka ± 1 cm, luka robek sudah di hooting.
  • Dijumpai luka robek pada pipi sebelah kanan setentang mata. Panjang luka ± 1 cm, lebar luka ± 0,2 cm.
  • Bagian Dada.
  • Dalam Batas Normal.
  • Bagian Punggung
  • Dijumpai luka lebam di sebelah kanan. Panjang luka ± 11 cm, lebar luka ± 4 cm.
  • Bagian Perut.
  • Dalam Batas Normal.
  • Bagian Anggota Gerak Atas.
  • Dijumpai luka lebam pada lengan kanan. Panjang luka ± 27 cm, lebar luka ± 11 cm.
  • Dijumpai luka gores pada lengan kiri. Panjang luka ± 7 cm, lebar luka ± 2 cm
  • Bagian Anggota Gerak Bawah.
  • Dalam Batas Normal.

 

  • Surat Visum Et Repertum Rumah Sakit Umum Daerah Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Nomor : VER/440/0015/2026 tanggal 09 Februari 2026 atas nama nama SUFRIADI alias UPPET, yang diperiksa oleh dr. Suryati (Nip. 19931105 202421 2 019) pada hari Rabu tanggal 08 Desember 2025 pukul 21.13 Wib di Instalasi Gawat Darurat RSUD Aceh Singkil, yang disimpulkan diduga akibat benda tumpul dan benda tajam, dengan hasil pemeriksaan fisik tubuh :
    • Bagian kepala.
  • Terdapat luka robek di kepala bagian belakang berbatas tegas dengan ukuran 4 cm x 0,5 cm dengan kedalaman 0,5 cm.
  • Terdapat luka robek pelipis kiri dengan ukuran 2,5 cm x 1 cm dengan kedalaman 0,5 cm.
  • Terdapat lebam pada kedua mata.
  • Bagian leher.
  • Tidak ada kelainan.
  • Bagian dada.
  • Tidak ada kelainan.
  • Bagian perut.
  • Tidak ada kelainan.
  • Bagian anggota gerak.
  • Tidak ada kelainan.

 

  • Surat dari Rumah Sakit COLUMBIA ASIA atas nama pasien SUFRIADI, dengan konsultan yang menerima atas nama dr. Tommy Rizky Hutagalung, M.Ked (NeuroSurg),Sp (No. SIP : 4001/SIP/DPMPTSP/MDN/3.1/07/2023) selaku konsultan/dokter spesialisasi NEUROSURGERY, yang ditangani oleh dokter/konsultan atas nama DR. DEWI FIBRINI, DR. TOMMY RIZKY HUTAGALUNG dan DR. MELIAWATI SIMAMORA pada tanggal masuk 09 Desember 2025 dan tanggal keluar 16 Desember 2025, dengan keterangan sebagai berikut :
    • Pemeriksaan ringkasan perawatan dan pengobatan

Tinggi Badan:.00 Cm | S: stabil | |0: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H6) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H6) | Post EVD (H6) | Brain edema | multiple contusion | | P: | GV dan aff drain EVD | PBJ hari ini | S: kesadaran membaik | 10: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC+/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H5) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H5) | Post EVD (H5) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | bladder training | besok rencana PBJ | GV dan aff drain EVD besok | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik | |0: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | |A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H4) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H4) | Post EVD (H4) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | posisi kepala jangan dirubah ||| Tekanan Darah:154/78 | Denyut Nadi:60 | S: kesadaran membaik | 10: 1 GCS 15 | pupil Isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H4) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H4) | Post EVD (H4) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | posisi kepala jangan dirubah | | | S: KELUHAN - | LUKA BAIK | A: TETA? P: BEDAH PLASTIK POLIKLINIS MENGIKUTI | Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik | 10: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multiple vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | drain minimal | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H3) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H3) | Post EVD (H3) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | GV dan aff drain sebelah kanan hari ini | posisi jangan dirubah ||| Tinggi Badan:.00 Cm | S: Gelisah | O: Alrway Clear | A: Post Craniotomi | P: + Inj. Fentanex 300 mcg --> 50 cc NaCI 0,9% --> bolus 3 cc --> Continious 3cc/jam/SP || Tinggi Badan:.00 Cm | S; POST OPERASI DAY 2 | KELUHAN GELISAH DAN MERONTA RONTA | TERPASANG NGT||0: LUKA DI SUBCILIER NAIK | DRESSING DI FRONTAL BAIK | | A: ??T?? | | P: TERUSKAN TERAPI | KONSUL ULANG KE ANASTESI UNTUK PEMBERIAN FENTANYL | RAWAT LUKA BESOK UNTUK DI FRONTAL/ EYEBROW SINISTRA DENGAN RENODERM DAN STERILE STRIP | | Tinggi Badan:.00 Cm | s: pasien gelisah(+) memberontak dan mengeluhkan nyeri. |o: sens: apatis | td: 132/77 | hr : 73x/i | rr : 22x/i | temp: 36.8 | spo2: 97% | a: Post craniotomy evakuasi EDH (H2) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H2) | Post EVD (H2) | Brain edema | multiple contusio | p: advis dr. Tommy, SpBS: | alprazolam 0,5mg ekstra -> pulvis, via sonde || Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik ||0: | GCS E2M5V3 (10) | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H2) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H2) | Post EVD (H2) | Brain edema | multiple contusio | | P: Terapi lanjut | GV besok | | | Tinggi Badan:00 Cm | Melakukan double check transfusi | | Jenis: PRC | Volume: 175 cc | Rhesus : + | Goldar : B+ | Exp : 11 Januari 2025 | No Kantong : 127125EB94A | | TD : 109/64 | HR: 90x/i | RR: 29X/I | SpO2 : 99% | | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: Kesadaran membaik, gelisah berkurang |:: Nfas spontan RR 24x/mnt dgn NC 4 Ipm ---> SpO2 99%| TD 127/74 mmHg HR 91 x/mnt | Sen E2 V2 M5 pupil isokor | Urin > 1 cc/kg/jam | A: Post craniotomy + EVD | P : Rencana operasi | Fentanyl + Sedacum 5-8 cc/jam | Recofol syr pump 3-8 cc/jam syr pump | RSol 20 gtt/mnt | Besok ACC pindah | | Tinggi Badan:.00 Cm | Double cek transfusi Bag 1 | Jenis: PRC | Volume : 175 cc | Rhesus: + | Goldar: B+ | Exp: 22 Desember 2025 | No Kantong: 127125DC22A| |TD : 105/66 | HR : 84x/i | RR : 23 | SpO2: 98% | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: DAY 1 POST OP | LUKA BAIK | | O: EDEMA MATA BERKURANG, DRESSING ADEKUAT | |A: FRAKTUR NASAL - RIMA ORBITA INFERIOR SINISTRA POST ORIF ---> PODT OP DAY 1 | | P; | TERUSKAN TERAPI DARI TS BEDAH SARAF | FOTO KONTROL SKULL AP-/ LATERAL POST OP | DIET LUNAK | RAWAT LUKA DI DAHI HARI KE 3 POST OP SABTU | CENDOXYTROL MINIDROPS 4X GTT 2 OCULI SINISTRA | | | | | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik | | 0: | GCS E2M5V3 (10) | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H1) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H1) | Post EVD (H1) | Brain edema | multiple contusio |P: 1 Terapi lanjut | acc pindah ruangan | | | Tinggi Badan:.00 Cm | Double check transfusi | Produk: PRC | Vol: 175cc| Gol darah/Rh: B/+| No Kantong: 127125D104A | | TD 103/72 mmHg | HR 81 x/i | Temp 36,7 | Sp?2 100% | | Tinggi Badan:.00 Cm | double check tranfusi | | Produk: PRC | volume: 175 cc | Golongan darah/Rhesus: B+ | Aftap : 15/11/2025 | Exp: 20/12/25 | No. Kantong: 127125D91BA | | vital sign: | td: 131/70 | hr; 85x/1 | rr: 20xi |t: 36 spo2; 100%| Tinggi Badan:.00 Cm | S: POST OP | PASIEN DALAM PEMANTAUAN | | O: DRESSING ADEKUAT | BLEEDING - | | A: FRAKTUR NASAL - RIMA ORBITA INFERIOR SINISTRA POST ORIF | | P; | TERUSKAN TERAPI DARI TS BEDAH SARAF | FOTO KONTROL SKULL AP-/ LATERAL POST OP | DIET LUNAK | RAWAT LUKA DI DAHI HARI KE ? POST OP SABTU CENDOXYTROL MINIDROPS 4X GTT 2 OCULI SINISTRA | | | | Fracture of nasal bones, closed |1 Tinggi Badan:.00 Cm | Instruksi Post operasi: | Bed rest Head up position 30 derajat | Nafas spontan dgn NRM 10 LPM, bila membaik NC 4-5 LPM | Diet Puasa 4 jam post op ---> SV 4 x 250 cc | IVFD Kaen 38 20 gtt/mnt | Inj Fentanil 300 mikro 4-8 cc/jam | Inj Recofol 4-8 cc/jam syr pump | Lain teruskan | 1 | Tinggi Badan:.00 Cm | S: Kesadaran menurun, gelisah |:: Nfas spontan RR 24x/mnt dgn NC 4 Ipm ---> SpO2 99% | TD 137/74 mmHg HR 75 x/mnt Sen E2 V2 M5 pupil isokor | Urin > 1 cc/kg/jam | A: HI GCS 9 |P: Rencana operasi | Fentanyl + Sedacum 5-8 cc/jam | Recofol syr pump 3-8 cc/jam syr pump | RSol 20 gtt/mnt | || | Epidural haemorrhage | | Fracture of base of skull | | Hydrocephalus | || Tinggi Badan:.00 Cm | S : post operasi | |0: 1 GCS DPO | pupil isokor 3mm | RC +/+ | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H0) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H0) | Post EVD (HO) | Brain edema | multiple contusio | | P: | cek DL post operasi | terapi lanjut | ganti perban per 2 hari || Tinggi Badan:168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | Pasien direncanakan pembiusan dan craniotomy | Instruksi: Puasa 6 jam preop | Rencana pasang cvp dan OGT di OR | Slapkan SIA CVP dan Anestesi | | | Tinggi Badan:168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | S: Kesadaran menurun stih mengalami KLL |:: Nfas spontan RR 24x/mnt dgn NC 4 Ipm ---> Sp02 99% TD 137/74 mmHg HR 75 x/mnt Sen E2 V2 M5 pupil isokor | Urin > 1 cc/kg/jam | A: HI GCS 9 1 P: Rencana pasang CVP | Fentanyl + Sedacum 5-8 cc/jam | Recofol syr pump 3-8 cc/jam syr pump | RSol 20 gtt/mnt | Pasang OGT | | Tinggi Badan: 168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | S: penurunan kesadaran dialami pasien setelah mengalami trauma kepala. | luka robek dibeberapa tempat dengan dasar tulang. | riwayat muntah dan kejang tidak dijumpal | | O: | GCS E2M4V2 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | A: | Hidrocephalus | Multipel contusio | EDH + SDH (R) temporal brain edema | multipel vulnus laceratum | Open fracture temporal | Fx maksilofacial | | P: | rencana craniotomy evakuasi EDH SDH + cranioplasty + EVD + Debridement | Konsul bedah plastik | | Terapi | Starxon 1gr/12jam | ketorolac30mg/8jam | ranitidin 50mg/12jam | asam tranex 500mg/8jam | fenitoin 100mg/8jam | | Tinggi Badan:168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | s. pasien dengan penurunan kesadaran, luka robek di wajah dan kepala karena terkena benda tumpul, pasien mengorok, disekitar area mata bengkak dan kehitaman | | o. TD: 130/89 mmHg | HR: 79 x/i | rr: 20x/i | SPo2 100% on nc 3 1/i | GCS: 7-81| A. penuruna kesadaran + ICH ar frontal + hidrocephalus + multiple fr ar facialis | | p. informed consent tentang kondis pasien, jika mengalami perburukan akan dilakukan pemasangan ETT dan ventilator, CVC, juga NGT | - sedacum 15 mg + ethanyl 300 mcg dlm nacl 50 ml jalan 3-5 ml per jam titrasi via shryngpump | | | Tinggi Badan:168.00 Cm | Berat Badan:80.00 Kg | Advice tambahan dr.Tommy Sp.BS: | Cek panel pre-Op | | S/ Telah menghubungi dr.Rommi Sp.An |-> terhubung | | Dokter visit di ICU.

    • Ringkasan Hasil Pemeriksaan Penunjang.

PANEL PRE OPERASI (DL, PT,APTT, KGDS, HBSAG,HIV,GOLDA) | GLUCOTEST STRIP | DARAH LENGKAP (HB,WBC,RBC,HCT,PLT,NER,HITUNG JENIS,LED) | PRE TRANSFUSION TESTING PRC | PRE TRANSFUSION TESTING PRC | PRE TRANSFUSION TESTING PRC | PRE TRANSFUSION TESTING PRC | CT SCAN BRAIN TANPA KONTRAS I X-RAY THORAX AP/PA | X-RAY KE?ALA / SCHEDEL

    • Pembedahan/Tindakan Yang Dilakukan.

Surgery Date: 10/12/2025 | Performed By: TOMMY.HUTAGALUNG | Surgery: Operasi 1 EVD | Design operasi: Curve kocher kiri | Insisi lapis demi lapis | tampak fascia dan periosteum | dilakukan burrhole | tampak duramater | cross insisi duramater | insersi selang EVD | fiksasi dan sambungkan ke reservoar | kontrol perdarahan | luka dijahit lapis demi lapis | | Operasi 2: craniotomy dan cranioplasty | design operasi: horseshoe kanan | insisi lapis demi lapis | tampak fascia dan periosteum bengkak | identifikasi garis fraktur | dilakukan burrhole dan kraniotomy | tampak perdarahan epidural aktif | kontrol perdarahan | evakuasi perdarahan dan hematom | tulang dikranioplasti dengan miniplate dan miniscrew | drain dipasang dan difiksasi | luka dijahit lapis demi lapis | Surgery Date: 10/12/2025 | Performed By: DEWI.FIBRINI | Surgery: LAPORAN OPERASI: | 1. INFORMED CONSENT, IV LINE, ANTIBIOTRIKA PROPILAKSIS |2. SUPINE | 3. DESINFEKSI LAPANGAN OPERASI |4. DIDAPATKAN: | - DEFORMITAS MALAR SINISTRA. krepitasi area NASAL sinistra, echimosis conjunctiva sinistra, hematom periorbital sinistra, nasal deviasi | dilakukan : | injeksi local anastesi infiltrasi pada area incisi; | - incisi subcilier sinistra --->fraktur linier pada rima orbita inferior dan nasal sinistra, displaced - dilakukan evakuasi clot dan bone fragment, reposisi segmen fraktur sesuai anatomis,, spoeling dan irigasi sampai bersih dilakukan | -fixasi segment fraktur pada rima orbita inferior sinistra, ---> fixasi dengan miniplate and screw system 1.6 --> fraktur stabil | - irigasi | - rawat perdarahan | - jahit luka operasi lapis demi lapis | | vulnus appertum dengan skin loss di palpebra superior sinistra, eyebrow sinistra, dan frontal ---> debridement-, local skin advancement flap. jahit lapos demi lapis | - dressing dengan sterile strip/ dan renoderm | 5. OPERASI SELESAI. 

 

Perbuatan Terdakwa I dan Terdakwa II bersama EDDIN TUMANGGOR (DPO), DUYUN TUMANGGER (DPO) dan JONATAN BARUTU (DPO) tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 262 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

 

LEBIH SUBSIDAIR

 

----- Bahwa Terdakwa I. LAMISTER BARUTU  dan Terdakwa II. JAMRI GORDINUS BARUTU bersama EDDIN TUMANGGOR (Daftar Pencarian Orang / DPO), DUYUN TUMANGGER (Daftar Pencarian Orang / DPO) dan JONATAN BARUTU (Daftar Pencarian Orang / DPO) pada hari Senin tanggal 08 Desember 2025 sekirá pukul 18.30 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Desember 2025 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam Tahun 2025 bertempat di Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah tepatnya di depan rumah milik Terdakwa I atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Sibolga yang berwenang memeriksa dan mengadili "dengan terang-terangan atau di muka umum dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang”, dengan cara sebagai berikut : ---------------------------------------------------------------------------------------------------

 

----- Pada hari Senin tanggal 08 Desember 2025 sekirá pukul 16.00 Wib, saksi Misran Berutu alias Pak Rada datang menemui saksi Munawir Subarja Tumangger dirumah milik saksi Munawir Subarja Tumangger yang berada di Jalan Iskandar Muda, Dusun I Suka Maju, Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil mengatakan “paman, ayo lah kita ke Desa Saragih biar kita laksanakan perdamaian masalah pencurian lembu itu” lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “duluan aja lah, nanti aku menyusul kesana” lalu saksi Misran Berutu alias Pak Rada pergi meninggalkan rumah milik saksi Munawir Subarja Tumangger.

 

Setelah itu saksi Munawir Subarja Tumangger menghubungi adik kandung saksi Munawir Subarja Tumangger bernama saksi Sufriadi alias Uppet dengan mengatakan “ke Desa Saragih dulu kita, karena hari ini dilaksanakan perdamaian masalah pencurian lembu itu" lalu saksi Sufriadi alias Uppet menjawab dengan mengatakan "iya, tapi tunggulah dulu karena aku masih di Biskang sekarang, sebentar lagi aku datang" kemudian saksi Munawir Subarja Tumangger menghubungi saksi Ponisan Barasa selaku Sekretaris Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil dengan mengatakan “ke Desa Saragih dulu kita pak sekdes, karena hari ini dilaksanakan perdamaian permasalahan pencurian lembu itu" lalu saksi Ponisan Barasa menjawab dengan  mengatakan “iya pak", selanjutnya saksi Munawir Subarja Tumangger pergi ke warung kopi milik PAK OKE dengan menaiki mobil milik saksi Munawir Subarja Tumangger.

 

Setibanya sekira 6 menit kemudian saksi Munawir Subarja Tumangger bertemu dengan saksi Ponisan Barasa lalu saksi Munawir Subarja Tumangger mengatakan “kita tunggu dulu si SUFRIADI alias UPPET datang, karena ku ajak juga tadi dia, kau pesan dulu kopi mu sambil menunggu dia datang" dan tidak berapa kemudian saksi Sufriadi alias Uppet datang lalu saksi Munawir Subarja Tumangger bersama saksi Sufriadi alias Uppet dan saksi Ponisan Barasa pergi menuju Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah bersama dengan saksi Jento Tumangger yang diajak oleh saksi Ponisan Barasa yang saat itu sedang berada di dalam warung kopi tersebut.

 

Sesampainya sekira pukul 18.30 Wib di Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah tepatnya di depan rumah milik Terdakwa I. Lamister Barutu, saksi Munawir Subarja Tumangger melihat saksi Misran Berutu alias Pak Rada sudah berada dirumah milik Terdakwa I lalu saksi Sufriadi alias Uppet memberhentikan dan memarkirkan mobil saksi Munawir Subarja Tumangger disekitaran rumah milik Terdakwa I karena lokasi rumah milik Terdakwa I sempit, selanjutnya saksi Munawir Subarja Tumangger, saksi Sufriadi alias Uppet, saksi Ponisan Barasa dan saksi Jento Tumangger berjalan menuju rumah Terdakwa I dan sesampainya saksi Misran Berutu alias Pak Rada sedang bersama Terdakwa I, Terdakwa II. Jamri Gordinus Barutu, saksi Alasan Harianja, saksi Jotan Tumanggor dan saksi Priman Zega serta beberapa masyarakat bernama DUYUN TUMANGGER (Daftar Pencarian Orang / DPO), EDDIN TUMANGGOR (Daftar Pencarian Orang / DPO), JONATAN BARUTU (Daftar Pencarian Orang / DPO), MAJU TUMANGGER, TAGOR HALOMOAN SIHITE dan beberapa warga disekitar ikut melihat dan mendengar, kemudian saksi Alasan Harianja berkata kepada saksi Munawir Subarja Tumangger “apa tujuan kalian sekarang datang kemari” lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “tujuan kami untuk menyelesaikan masalah pencurian lembu itu" kemudian HOTNI MARLINDA WATI MARBUN selaku istri dari saksi Misran Berutu alias Pak Rada berkata kepada saksi Munawir Subarja Tumangger "bapak uda, rencana kami, surat pernyataan kami kemrin itu mau kami tarik" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger yang mendengar hal tersebut mengatakan "gimana mau kalian tarik surat pernyataan kalian, sementara permasalahan belum selesai” kemudian saksi Alasan Harianja menjawab dengan mengatakan “Lembu kalian itu posisi nya kalian letakkan dimana sebelum hilang" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “ya di Desa Lae Balno lah" lalu saksi Alasan Harianja mengatakan “tapi kan lembu yang diambil mereka kemarin kan bukan yang dari Lae Balno" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger menjawab dengan mengatakan “Lembu saya itu di Desa Lae Balno saya letakkan dan lembu itu kan ada kakinya, terlepas dari mana lembu yang diambil mereka (maksudnya : Terdakwa I dan Terdakwa II) kemarin, yang penting lembu yang diambil mereka kemarin adalah lembu saya dan mereka pun sudah mengakuinya, mana ada pula banteng di Indonesia ini yang ada diluar negeri” lalu saksi Alasan Harianja menjawab dengan mengatakan “kalau kami disini, kalau ada hewan temak milik orang yang lepas dari kandangnya/pekarangannya, bukan miliknya lagi" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger yang mendengar hal tersebut menjawab dengan mengatakan “iyah ngak bisa gitu lah" lalu DUYUN TUMANGGER (DPO) langsung menjawab dengan mengatakan “ngak ada lembu mu kami ambil" lalu saksi Munawir Subarja Tumangger yang mendengar hal tersebut berdiri dari tempat duduk saksi Munawir Subarja Tumangger dan mengatakan “kalian tenang dulu, jangan ribut-ribut dulu, kami disini datang mau berdamai bukan untuk mau ribut" lalu suasana pun menjadi ricuh, kemudian : EDDIN TUMANGGOR (DPO) datang ke dalam kerumunan dengan menggenggam 1 (satu) buah kampak (Daftar Pencarian Barang / DPB) langsung mengayunkan dengan sekuat tenaga beberapa kali 1 (satu) buah kampak tersebut ke arah saksi Sufriadi alias Uppet yang mengenai bagian kepala dan bagian pelipis mata sebelah kiri saksi Sufriadi alias Uppet hingga mengakibatkan luka berdarah, setelah itu EDDIN TUMANGGOR (DPO) mengejar saksi Munawir Subarja Tumangger dengan kembali dengan sekuat tenaga mengayunkan 1 (satu) buah kampak tersebut yang mengenai bagian kepala atas saksi Munawir Subarja Tumangger yang membuat saksi Munawir Subarja Tumangger juga mengalami luka berdarah.

 

Bersamaan dengan waktu dan tempat tersebut Terdakwa I, Terdakwa II, DUYUN TUMANGGER (DPO) dan JONATAN BARUTU secara bersama-sama melakukan pemukulan terhadap saksi Munawir Subarja Tumangger dan saksi Sufriadi alias Uppet, dengan cara :

  • Saksi Munawir Subarja Tumangger dipukul oleh :
  • Terdakwa I dengan sekuat tenaga menggunakan tangan sebelah kanan sebanyak 1 (satu) kali ke bagian leher saksi Munawir Subarja Tumangger lalu mengambil 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± ½ meter dari depan rumah Terdakwa I dan memukulkannya dengan sekuat tenaga ke bagian punggung saksi Munawir Subarja Tumangger sebanyak 1 (satu) kali.
  • Terdakwa II mengambil 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± 1 meter yang diambil dari depan rumah Terdakwa I lalu memukulkannya dengan sekuat tenaga dari arah samping ke bagian punggung sebelah kanan saksi Munawir Subarja Tumangger secara berulang kali dan memukulkannya kembali dengan sekuat tenaga ke bagian lengan sebelah kanan saksi Munawir Subarja Tumangger dengan berulang kali.
  • DUYUN TUMANGGER (DPO) memukul saksi Munawir Subarja Tumangger dengan sekuat tenaga menggunakan tangannya secara berulang-ulang.
  • JONATAN BARUTU (DPO) memukul bagian punggung saksi Munawir Subarja Tumangger dengan sekuat tenaga menggunakan tangan sebelah kanannya sebanyak 2 (dua) kali.
  • Saksi Sufriadi alias Uppet dipukul oleh :
  • Terdakwa I dengan sekuat tenaga menggunakan 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± ½ meter ke arah bagian tubuh dari saksi Sufriadi alias Uppet secara berulang kali.
  • Terdakwa II dengan sekuat tenaga menggunakan 1 (satu) potongan kayu yang panjangnya ± 1 meter ke arah bagian tubuh dari saksi Sufriadi alias Uppet secara berulang kali.
  • DUYUN TUMANGGER (DPO) memukul tubuh saksi Sufriadi alias Uppet dengan sekuat tenaga menggunakan tangannya secara berulang-ulang.
  • JONATAN BARUTU (DPO) memukul tubuh saksi Sufriadi alias Uppet dengan sekuat tenaga menggunakan tangannya secara berulang-ulang.

 

Akibat perbuatan Terdakwa I dan Terdakwa II bersama dengan EDDIN TUMANGGOR (DPO), DUYUN TUMANGGER (DPO) dan JONATAN BARUTU (DPO) tersebut membuat saksi Munawir Subarja Tumangger dan saksi Sufriadi alias Uppet mengakibatkan penderitaan fisik berupa luka yang membuat rasa sakit hingga terhalang dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari, berdasarkan :

  • Surat Visum Et Revertum UPTD. Puskesmas Manduamas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Nomor : 10407/445/Pusk.Mds/XII/2025 tanggal 10 Desember 2025 atas nama nama MUNAWIR S. TUMANGGER, yang diperiksa oleh dr. Berry V.T. Sihotang (Nip. 19741022 200903 1 002) pada hari Rabu tanggal 10 Desember 2025 pukul 11.30 Wib di Puskesmas Lumut, yang disimpulkan akibat benda tumpul, dengan hasil pemeriksaan :
    • Bagian kepala, wajah dan leher.
  • Dijumpai luka lebam pada kedua bola mata.
  • Dijumpai luka lebam pada telinga kiri.
  • Dijumpai luka robek pada kepala. Panjang luka ± 8 cm, lebar luka ± 1 cm, luka robek sudah di hooting.
  • Dijumpai luka robek pada pipi sebelah kanan setentang mata. Panjang luka ± 1 cm, lebar luka ± 0,2 cm.
  • Bagian Dada.
  • Dalam Batas Normal.
  • Bagian Punggung
  • Dijumpai luka lebam di sebelah kanan. Panjang luka ± 11 cm, lebar luka ± 4 cm.
  • Bagian Perut.
  • Dalam Batas Normal.
  • Bagian Anggota Gerak Atas.
  • Dijumpai luka lebam pada lengan kanan. Panjang luka ± 27 cm, lebar luka ± 11 cm.
  • Dijumpai luka gores pada lengan kiri. Panjang luka ± 7 cm, lebar luka ± 2 cm
  • Bagian Anggota Gerak Bawah.
  • Dalam Batas Normal.

 

  • Surat Visum Et Repertum Rumah Sakit Umum Daerah Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Nomor : VER/440/0015/2026 tanggal 09 Februari 2026 atas nama nama SUFRIADI alias UPPET, yang diperiksa oleh dr. Suryati (Nip. 19931105 202421 2 019) pada hari Rabu tanggal 08 Desember 2025 pukul 21.13 Wib di Instalasi Gawat Darurat RSUD Aceh Singkil, yang disimpulkan diduga akibat benda tumpul dan benda tajam, dengan hasil pemeriksaan fisik tubuh :
    • Bagian kepala.
  • Terdapat luka robek di kepala bagian belakang berbatas tegas dengan ukuran 4 cm x 0,5 cm dengan kedalaman 0,5 cm.
  • Terdapat luka robek pelipis kiri dengan ukuran 2,5 cm x 1 cm dengan kedalaman 0,5 cm.
  • Terdapat lebam pada kedua mata.
  • Bagian leher.
  • Tidak ada kelainan.
  • Bagian dada.
  • Tidak ada kelainan.
  • Bagian perut.
  • Tidak ada kelainan.
  • Bagian anggota gerak.
  • Tidak ada kelainan.

 

  • Surat dari Rumah Sakit COLUMBIA ASIA atas nama pasien SUFRIADI, dengan konsultan yang menerima atas nama dr. Tommy Rizky Hutagalung, M.Ked (NeuroSurg),Sp (No. SIP : 4001/SIP/DPMPTSP/MDN/3.1/07/2023) selaku konsultan/dokter spesialisasi NEUROSURGERY, yang ditangani oleh dokter/konsultan atas nama DR. DEWI FIBRINI, DR. TOMMY RIZKY HUTAGALUNG dan DR. MELIAWATI SIMAMORA pada tanggal masuk 09 Desember 2025 dan tanggal keluar 16 Desember 2025, dengan keterangan sebagai berikut :
    • Pemeriksaan ringkasan perawatan dan pengobatan

Tinggi Badan:.00 Cm | S: stabil | |0: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H6) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H6) | Post EVD (H6) | Brain edema | multiple contusion | | P: | GV dan aff drain EVD | PBJ hari ini | S: kesadaran membaik | 10: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC+/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H5) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H5) | Post EVD (H5) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | bladder training | besok rencana PBJ | GV dan aff drain EVD besok | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik | |0: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | |A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H4) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H4) | Post EVD (H4) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | posisi kepala jangan dirubah ||| Tekanan Darah:154/78 | Denyut Nadi:60 | S: kesadaran membaik | 10: 1 GCS 15 | pupil Isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H4) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H4) | Post EVD (H4) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | posisi kepala jangan dirubah | | | S: KELUHAN - | LUKA BAIK | A: TETA? P: BEDAH PLASTIK POLIKLINIS MENGIKUTI | Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik | 10: | GCS 15 | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multiple vulnus laceratum temporal-parietal | LO: kering | drain minimal | EVD lancar | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H3) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H3) | Post EVD (H3) | Brain edema | multiple contusio | | P: | Terapi lanjut | GV dan aff drain sebelah kanan hari ini | posisi jangan dirubah ||| Tinggi Badan:.00 Cm | S: Gelisah | O: Alrway Clear | A: Post Craniotomi | P: + Inj. Fentanex 300 mcg --> 50 cc NaCI 0,9% --> bolus 3 cc --> Continious 3cc/jam/SP || Tinggi Badan:.00 Cm | S; POST OPERASI DAY 2 | KELUHAN GELISAH DAN MERONTA RONTA | TERPASANG NGT||0: LUKA DI SUBCILIER NAIK | DRESSING DI FRONTAL BAIK | | A: ??T?? | | P: TERUSKAN TERAPI | KONSUL ULANG KE ANASTESI UNTUK PEMBERIAN FENTANYL | RAWAT LUKA BESOK UNTUK DI FRONTAL/ EYEBROW SINISTRA DENGAN RENODERM DAN STERILE STRIP | | Tinggi Badan:.00 Cm | s: pasien gelisah(+) memberontak dan mengeluhkan nyeri. |o: sens: apatis | td: 132/77 | hr : 73x/i | rr : 22x/i | temp: 36.8 | spo2: 97% | a: Post craniotomy evakuasi EDH (H2) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H2) | Post EVD (H2) | Brain edema | multiple contusio | p: advis dr. Tommy, SpBS: | alprazolam 0,5mg ekstra -> pulvis, via sonde || Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik ||0: | GCS E2M5V3 (10) | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H2) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H2) | Post EVD (H2) | Brain edema | multiple contusio | | P: Terapi lanjut | GV besok | | | Tinggi Badan:00 Cm | Melakukan double check transfusi | | Jenis: PRC | Volume: 175 cc | Rhesus : + | Goldar : B+ | Exp : 11 Januari 2025 | No Kantong : 127125EB94A | | TD : 109/64 | HR: 90x/i | RR: 29X/I | SpO2 : 99% | | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: Kesadaran membaik, gelisah berkurang |:: Nfas spontan RR 24x/mnt dgn NC 4 Ipm ---> SpO2 99%| TD 127/74 mmHg HR 91 x/mnt | Sen E2 V2 M5 pupil isokor | Urin > 1 cc/kg/jam | A: Post craniotomy + EVD | P : Rencana operasi | Fentanyl + Sedacum 5-8 cc/jam | Recofol syr pump 3-8 cc/jam syr pump | RSol 20 gtt/mnt | Besok ACC pindah | | Tinggi Badan:.00 Cm | Double cek transfusi Bag 1 | Jenis: PRC | Volume : 175 cc | Rhesus: + | Goldar: B+ | Exp: 22 Desember 2025 | No Kantong: 127125DC22A| |TD : 105/66 | HR : 84x/i | RR : 23 | SpO2: 98% | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: DAY 1 POST OP | LUKA BAIK | | O: EDEMA MATA BERKURANG, DRESSING ADEKUAT | |A: FRAKTUR NASAL - RIMA ORBITA INFERIOR SINISTRA POST ORIF ---> PODT OP DAY 1 | | P; | TERUSKAN TERAPI DARI TS BEDAH SARAF | FOTO KONTROL SKULL AP-/ LATERAL POST OP | DIET LUNAK | RAWAT LUKA DI DAHI HARI KE 3 POST OP SABTU | CENDOXYTROL MINIDROPS 4X GTT 2 OCULI SINISTRA | | | | | | Tinggi Badan:.00 Cm | S: kesadaran membaik | | 0: | GCS E2M5V3 (10) | pupil isokor 3mm | RC +/+ | multipel vulnus laceratum temporal-parietal | | A: | Post craniotomy evakuasi EDH (H1) | Post cranioplasty koreksi fraktur (H1) | Post EVD (H1) | Brain edema | multiple contusio |P: 1 Terapi lanjut | acc pindah ruangan | | | Tinggi Badan:.00 Cm | Double check transfusi | Produk: PRC | Vol: 175cc| Gol darah/Rh: B/+| No Kantong: 127125D104A | | TD 103/72 mmHg | HR 81 x/i | Temp 36,7 | Sp?2 100% | | Tinggi Badan:.00 Cm | double check tranfusi | | Produk: PRC | volume: 175 cc | Golongan darah/Rhesus: B+ | Aftap : 15/11/2025 | Exp: 20/12/25 | No. Kantong: 127125D91BA | | vital sign: | td: 131/70 | hr; 85x/1 | rr: 20xi |t: 36 spo2; 100%| Tinggi Badan:.00 Cm | S: POST OP | PASIEN DALAM PEMANTAUAN | | O: DRESSING ADEKUAT | BLEEDING - | | A: FRAKTUR NASAL - RIMA ORBITA INFERIOR SINISTRA POST ORIF | | P; | TERUSKAN TERAPI DARI TS BEDAH SARAF | FOTO KONTROL SKULL AP-/ LATERAL POST OP | DIET LUNAK | RAWAT LUKA DI DAHI HARI KE ? POST OP SABTU CENDOXYTROL MINIDROPS 4X GTT 2 OCULI SINISTRA | | | | Fracture of nasal bones, closed |1 Tinggi Badan:.00 Cm | Instruksi Post operasi: | Bed rest Head up position 30 derajat | Nafas spontan dgn NRM 10 LPM, bila membaik NC 4-5 LPM | Diet Puasa 4 jam post op --->

Pihak Dipublikasikan Ya